IST FOR RADARDEPOK DIGALI: Pembuatan IPAL Komunal di Ratujaya.
IST FOR RADARDEPOK
DIGALI: Pembuatan IPAL Komunal di Ratujaya.

DEPOK – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok mulai melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Proses pembangunan telah dimulai pada bulan Juli dan ditargetkan rampung akhir Desember 2018.

“Saat ini sudah dalam tahap penggalian untuk penempatan IPAL komunal yang dikerjakan langsung oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM),” tutur Kepala Bidang Permukiman Disrumkim Kota Depok, Sukanda.

Pembangunan IPAL tahun ini berasal dari dua jenis pembiayaan yaitu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Di mana pembangunan IPAL dari APBD sebanyak empat unit yang tersebar di empat kelurahan. Antara lain Kelurahan Pondok Terong, Kelurahan Pondok Jaya, Kelurahan Ratujaya, dan Kelurahan Cinere.

Kemudian IPAL komunal yang berasal dari DAK juga sebanyak empat unit dan tersebar enam kelurahan. Diantaranya Kelurahan Depok, Kelurahan Cipayung Jaya, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kelurahan Tapos, Kelurahan Cipayung, dan Kelurahan Sukamaju Baru. “Setiap IPAL komunal mampu menampung limbah dari 35 hingga 40 Kepala Keluarga (KK),” ujarnya.

Dia menambahkan, sebelum melakukan pembangunan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan perawatan IPAL Komunal. Dengan begitu, diharapkan setelah selesai pembangunan, IPAL komunal dapat bertahan lama.

“Kami harapkan juga peran aktif dari masyarakat agar IPAL yang nantinya selesai dibangun tidak dibiarkan begitu saja. Tetapi dirawat agar dapat bertahan lama,” tandasnya. (irw)