SANI/RADAR DEPOK SINERGI : Ketua Cabang LB LIA Depok (kiri) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok saat menghadiri acara lomba LIA English Competition (LEC) 2018, Kemarin (2/9).
SANI/RADAR DEPOK
SINERGI : Ketua Cabang LB LIA Depok (kiri) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok saat menghadiri acara lomba LIA English Competition (LEC) 2018, Kemarin (2/9).

DEPOK – Lembaga Bahasa (LB) LIA menggelar acara Lomba Bahasa Inggris LIA English Competition (LEC) 2018 di Gedung LB LIA Depok, Jalan Margonda Raya, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kemarin (2/9).

Ketua Panitia Pelaksana, Hayani Hadriyansyah mengatakan, lomba yang diikuti kurang lebih 64 peserta ini merupakan agenda rutin tahunan LBPP LIA. Acara ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-59 LBPP LIA yang jatuh pada 7 September 2018.

Dirinya menerangkan, LB LIA Depok merupakan salah satu dari 60 cabang se-Indonesia. Dalam Lomba LEC 2018, terdapat tiga jenis mata lomba, diantaranya Show and Tell, Storytelling, dan Pecha Kucha Presentation.

“Peserta yang mengikuti lomba dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Khusus Pecha Kucha Presentation adalah tahun kedua diselenggarakan, antusias peserta dari tahun ke tahun meningkat,” terangnya.

Lomba LEC 2018 mengangkat tema Indonesian Tradisional Games. Dimana, para peserta menampilkan kreativitas dan bakatnya saat menerangkan permainan tradisional di Indonesia dengan menggunakan Bahasa Inggris.

“Nanti diambil yang juara 1 di tiap kategori untuk bertanding melawan cabang LBPP LIA lain di Pusat saat acara puncak 7 September 2018,” jelas Hanhan.

Selain disaksikan para orangtua murid, Lomba LEC 2018 juga dihadiri oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Sebagai bentuk apresiasi yang diberikan kepada LBPP LIA Depok untuk mencerdaskan generasi anak bangsa dalam Bahasa Inggris.

Sementara itu, Kepala Cabang LBPP LIA Depok, Farida Surya Soenardi menuturkan lomba ini bukan hanya sekadar menyambut HUT ke-59 LBPP LIA. Melainkan sekaligus menunjukkan kompetensi kemampuan berbahasa inggris selama belajar di LIA.

“Kami berharap di HUT ke-59 ini supaya bisa lebih membantu pemerintah melalui pendidikan Bahasa Inggris. Karena itu salah satu modal dalam diri anak-anak di era globalisasi ini,” tutup Farida. (san)