389 APS Ilegal Dibredel di Depok

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
APEL GABUNGAN: Penyelenggara Pemilu dan jajarannya beserta Satpol PP saat apel bersama di Lapangan Balaikota Depok, sebelum melakukan penertiban APS, Senin (24/9).

DEPOK – Memasuki tahapan Pemilu 2019, sebanyak 389 Alat Peraga Sosialisasi (APS) ilegal berbagai jenis ditertibkan Bawaslu Kota Depok dan jajarannya bersama Satpol PP Kota Depok di 11 Kecamatan di Kota Depok, Senin (24/9).

Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan antar Lembaga (Hubal) Bawaslu Kota Depok, Dede Selamet Permana menguraikan, jumlah tersebut terdiri dari bendera partai ada 205, banner kecil ada 58, spanduk ada 25, APS campuran ada 25 dan umbul-umbul ada 6.

“Jumlah 389 buah yang ditertibkan,” tutur Dede kepada Radar Depok.

Karenanya, bawaslu mengimbau agar peserta pemilu menaati peraturan kampanye, Dede menerangkan, salah satu prinsip kampanye adalah dialogis, maka Bawaslu mendorong kepada para peserta Pemilu 2019 untuk mengedepankan cara-cara dialogis dalam menyampaikan visi misi serta citra dirinya, agar lebih mengena dan bisa dikritisi oleh calon pemilih.

Kemudian, alat peraga kampanye (APK) merupakan salah satu metode kampanye yang diatur dalam peraturan dan perundang-undangan pemilu dengan pembatasan jenis, ukuran, bahan serta titik pemasangan yang ditentukan. Bawaslu mendorong KPU agar segera memfasilitasi pembuatan APK dan menyampaikan informasi sejelas-jelasnya kepada parpol peserta pemilu mengenai koridor pembuatan dan pemasangan apk yang bersifat mandiri.

“Spot reklame berbayar yang ada di Kota Depok merupakan spot yang melibatkan pihak pemda dan vendor (pihak ketiga), Bawaslu mendorong agar Pemda mengeluarkan aturan yang lebih jelas perihal penggunaan titik reklame berbayar tersebut selama periode kampanye Pemilu 2019,” terangnya.

Selain itu, lanjut Dede, penertiban APS pada hari Senin (24/9) merupakan upaya Bawaslu untuk menegakkan aturan kampanye, agar alat peraga yang dipasang merupakan alat peraga khusus kampanye pemilu 2019 yg dipasang memiliki spesifikasi yang tepat serta dipasang pada lokasi yang telah ditentukan.

“Kami mengapresiasi peran aktif Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Satpol PP dr 11 Kecamatan dan seluruh jajaran Pengawas Pemilu se-Kota Depok dalam penertiban hari ini. Bawaslu Kota Depok juga membuka ruang bagi semua pihak untuk melaporkan jika nantinya ditemukan ada pelanggaran alat peraga kampanye,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini menambahkan, ia berharap agar semua peserta Pemilu memiliki integritas yang tinggi dalam memegang komitmen Deklarasi Damai untuk taat aturan dan tanpa pelanggaran.

“Untuk APK agar memasang di tempat yang sesuai dengan titik yang telah ditentukan. Kegiatan hari ini dilakukan sebagai upaya sosialisasi dan mengantisipasi pelanggaran,” kata Luli. (cky)

You may also read!

push up pelanggar PSBB

Jakarta Siap Menutup, Kota Depok Tetap PSBB Proposional

DIBERI SANKSI : Petugas gabungan memberikan sanksi kepada warga yang masih tidak menggunakan masker saat

Read More...
kebakaran di ITC

Ini Penyebab Kebakaran di Perkantoran Apartemen Saladin

BERGEGAS : Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, berusaha memadamkan api yang membakar bagian

Read More...
jumlah pelanggar masker perhari

Perhari, 100 Warga Depok Kedapatan Tidak Pakai Masker

HADIRI : Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Ferry Birowo saat menghadiri pembagian masker di Mapolrestro

Read More...

Mobile Sliding Menu