SANI/RADAR DEPOK AKREDITASI: Tim assesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Jawa Barat sedang memeriksa dokumen-dokumen yang menjadi standar Akreditasi di SDIT Miftahul Ulum, Sabtu (1/9).
yamaha-nmax
SANI/RADAR DEPOK
AKREDITASI: Tim assesor dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Jawa Barat sedang memeriksa dokumen-dokumen yang menjadi standar Akreditasi di SDIT Miftahul Ulum, Sabtu (1/9).

DEPOK – Setelah menunggu jadwal akreditasi sekolah dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) selama satu tahun, akhirnya SD Islam Terpadu Miftahul Ulum (SDIT MU) dinilai oleh tim assesor. Penilaian ini dilakukan selama dua hari yaitu mulai 31 Agustus hingga 1 September 2018.

Tim assesor yang datang untuk menilai SDIT MU adalah Ma’mun Murod dan Idrus Firdaus yang berasal dari BAN Provinsi Jawa Barat. Kedatangan kedua penilai ke SDIT MU adalah mencocokkan data di lapangan dengan nilai Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yang sudah diserahkan sebelumnya.

“Sebelum proses peninjauan ini pihak sekolah sudah mengirimkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dari isitulah langsung kami tetapkan nilai 97. Saat kami visit ke sekolah memeriksa dokumen dan sarana prasana, sepertinya SDIT MU sesuai dengan nilai EDS-nya,” kata Ma’mun Murod, kepada Radar Depok.

Sementara itu, Wakil Kepala SDIT MU Bidang Kurikulum, Mudzakir Harun Al Rasyid mengatakan, berbeda dengan sekolah lain, pihak SDIT MU menyulap ruang aula menjadi seperti resepsi pesta pernikahan ala Adat Sunda, Jawa Barat.

Baca Juga  Minat? Ini Info Lengkap Beasiswa ke Jepang untuk Lulusan SMA dan SMK

“Tim assesor disambut dalam iringan musik Sunda, penampilan paduan suara lagu Manuk Dadali dan tampilan angklung yang menarik juga disediakan,” kata Mudzakir .

Bukan hanya suasana yang berbeda, lanjut Mudzakkir, dokumen-dokumen yang masuk dalam kategori delapan standar akreditasi juga dibuat menarik. Adapun delapan standar diantaranya, pepes Isi, sayur Proses, sop Standar Kelulusan (SKL), soto Tenaga Pendidik (Tendik), sate Sarana dan Prasarana (Sarpras), asinan Pengelolaan, buah Pembiyaaan, dan iga Penilaian.

“Semua standar akreditasi tersebut ditampilkan dalam gubuk-gubuk prasmanan yang di hias dengan berbagai ornamen yang mewakili budaya Sunda. SDIT MU menyebutnya dengan Menu Akreditasi RM MU,” tutup Mudzakir. (san)