JUNIOR/RADAR DEPOK SIAP: (kiri ke kanan) Kepala Lapas Kelas IIB Kota Agung, Sohibur Rachman, Walikota Depok, Mohammad Idris, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat, Krismono, dan Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok, Bawono IKa Sutomo, selepas proses sertijab Karutan Kelas IIB Kota Depok, kemarin.
yamaha-nmax
JUNIOR/RADAR DEPOK
SIAP: (kiri ke kanan) Kepala Lapas Kelas IIB Kota Agung, Sohibur Rachman, Walikota Depok, Mohammad Idris, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat, Krismono, dan Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok, Bawono IKa Sutomo, selepas proses sertijab Karutan Kelas IIB Kota Depok, kemarin.

DEPOK Tiga tahun memimpin Rutan Kelas IIB Kota Depok, Sohibur Rachman harus merelakan kursinya ditempati oleh orang lain. Musababnya, kini ia dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIB Kota Agung, Lampung.

Sebagai gantinya, Bawono Ika Sutomo diplot sebagai suksesor. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan. Kemarin, proses serah terima jabatan berlangsung haru, dengan diiringi tangis para pegawai rutan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat, Krismono mengatakan, proses pergantian di dalam unit kerja adalah hal biasa. Di Jawa Barat, ada beberapa unit kerja, baik rutan dan lapas, yang berganti kepemimpinan.

“Dalam pekan ini, saya akan berkeliling ke sejumlah tempat, seperti Cimahi, Bogor, dan Cirebon untuk pula menghadiri proses sertijab kepalanya,” ungkap Krismono, kepada Radar Depok.

Baca Juga  Walikota Depok Resmikan Masjid Ilhami Sawangan senilai Rp5,1 miliar

Ia mengaku cukup mengenal banyak dengan karakter Sohibur Rachman. Keduanya pernah berkantor di tempat yang sama di LP Narkotika Cipinang. Dirinya pun bangga dengan kinerjanya selama menukangi Rutan Depok, lebih-lebih sebagai karutan pertama.

“Pekerjaan yang telah dikerjakan Pak Sohibur sangat membanggakan karena telah menorehkan prestasi mendapatkan Serifikat ISO -9001 – 2015 (Manajemen Mutu)”, tutur Krismono.

Sebab itu, dia berharap kepada Bawono untuk terus mempertahankan prestasi tersebut. Bahkan harus bisa ditingkatkan. “Saya juga berterimakasih kepada semua pihak, terutama Pemkot Depok atas sinergitasnya selama ini dengan Rutan Depok,” bebernya.

Walikota Depok, Mohammad Idris turut memberikan apresiasinya kepada Sohibur Rachman atas kerjasamanya selama ini, terutama dalam membina warga Depok yang tengah menjadi warga binaan.

Baca Juga  UI Bantu Pemkot Depok Pecahkan Masalah Sanitasi

Dirinya memberi kredit khusus atas keberadaan band Etnik Rutan Depok, yang dianggapnya sudah menunjukan karya-karya yang bagus. “Untuk melakukan perubahan seseorang harus dibarengi dengan kegiatan yang memotivasi jiwa dalam hal ini adalah seni yang membawa hal positif, ” jelasnya.

Ia pun berjanji akan membeikan kesempatan kepada band rutan untuk tampil di depan masyarakat Kota Depok, untuk memperkenalkan serta memasyarakatkan Rutan Depok.

“Tentu harus diberi kesempatan,” bebernya.

Bawono pun berjanji akan meneruskan tongkat estafet dari Sohibur dengan baik. Artinya, program yang sudah berjalan baik, akan dipertahankan. Sementara yang belum dikerjakan, bakal mulai dilakukan. “Tentu saya meminta masukan yang baik dari seluruh pihak,” bebernya.

Baca Juga  Gagal Jadi Anggota DPRD Depok, Japet Tetap Dilantik

Sementara itu, Sohibur mengaku cukup berat meninggalkan Depok. Banyak kenangan yang sudah ia kerjakan selama berdinas di Kota Sejuta Maulid. Tapi dirinya siap memulai petualangan baru di Kota Agung.

“Mohon maaf bila saya punya salah atau kekurangan,” ucapnya.

Masih di lokasi yang sama, Presiden Depok Lawyers Club (DLC), Mukhlis Effendi mengaku cukup kehilangan sosok Sohibur. Dirinya pun berharap agar kerjasama yang baik selama ini antara DLC dan rutan dapat terus dilakukan. “Saya banyak belajar tentang hokum dari beliau (Sohibur),” tandasnya. (jun)