IST FOR RADARDEPOK TEWAS: Remaja 12 tahun, warga RT 02/19 Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas, tewas terserempet kereta di Pasar Lama, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Selasa (04/9) sekitar pukul 22.00 WIB.
IST FOR RADARDEPOK
TEWAS: Remaja 12 tahun, warga RT 02/19 Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas, tewas terserempet kereta di Pasar Lama, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Selasa (04/9) sekitar pukul 22.00 WIB.

DEPOK – Kalau sudah takdir sangat sulit tuk terhindarkan. Selasa (4/9) malam, Asep tewas tersambar KRL Commuter Line di perlintasan sebidang di Jalan Dewi Sartika, ketika hendak menyeberang selepas buang air kecil.

Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Agus Wowor mengatakan, pengamen itu tertabrak saat hendak menyeberang dari arah barat. Meski palang sudah tertutup dan sudah diperingati opetugas jaga palang perlintasan serta warga sekitar, Asep tetap nekat menyeberang.

“Pas korban mau menyeberang itu sudah diperingati oleh petugas jaga, tapi dia enggak mendengar suara peluit dan peringatan warga sekitar. Pas menyeberang itu melintas kereta ke arah Jakarta lalu menabraknya,” kata kapolsek kepada Harian Radar Depok, Rabu (5/9).

Roni menuturkan, setelah mendapat kabar Asep meninggal, pihak keluarga bergegas mendatangi lokasi kejadian. Didampingi pihak keluarga, jenazah warga Kampung Lio RT1/19 Kelurahan Depok, Pancoranmas itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani visum.

Marwoto seorang saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, Asep mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan kaki. Kepala sama kakinya itu luka. “Memang sempat diteriakin sama petugas jaga dan warga, tapi mungkin karena dia enggak dengar jadi ketabrak kereta api. Sebelum tertabrak korban sempat buang air kecil dipinggir rel,” tandas pria berkumis ini.(rub)