Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra
Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra

DEPOK – Atlet yang berlaga di  Pekan Olahraga daerah (Porda) Jawa Barat XIII, jangan khawatir soal bonus. Kemarin, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok pastikan akan ada bonus. Tapi sayangnnya, besaran bonus belum bisa dibeberkan.

Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra menegaskan, telah berkomitmen untuk memberi bonus sebagai apresiasi bagi cabang olahraga yang pulang membawa medali Porda XIII dari Kabupaten Bogor, Oktober 2018.

”Atlet yang berprestasi di Porda 2018 pasti kita apresiasi,” ujar Amri kepada Harian Radar Depok di Kantor KONI Kota Depok, Jalan Gelatik Raya No1, Kelurahan Depok Jaya, Kamis (6/9).

Namun, Amri enggan menyebutkan besaran bonus yang akan diterima oleh atlet. Sebab, besaran nominal bonusnya masih dalam tahap komunikasi dan konsultasi dengan pihak Pemerintah Kota Depok.

”Kami usahakan, besarannya minimal sama dengan Porda 2014,” imbuhnya.

Menurut Amri, nominal bonus sengaja tidak Ia sebutkan, agar para atlet tidak menjadikan nominal bonus sebagai satu-satunya motivasi bertanding.

”Sebab, alangkah baiknya, bila atlet bertanding dengan semangat untuk meningkatkan prestasinya dan membanggakan kota asalnya,” terang Amri.

Selain itu, Amri mengaku, telah mengajukan usulan kepada Pemerintah Kota Depok untuk memberikan slot menjadi aparatur sipil negara (ASN) kepada atlet daerah yang berprestasi. Meskipun, pihaknya mengerti bahwa Pemkot tidak memiliki kewenangan untuk seenaknya menunjuk ASN.

”Paling tidak, kami ingin para cabor tahu bahwa masa depan mereka diperhatikan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Bidang Binaraga  Persatuan Angkat Besi, Binaraga, Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Kota Depok, Ahmad Bakti Setiawan mengatakan, bonus amatlah penting dalam mendorong semangat atlet.

Meskipun, kata Angky-sapaannya, pihaknya memahami situasi keuangan Pemkot dan KONI Kota Depok. Sehingga, mereka tidak terlalu membebani pikiran atas hal ini.

Menurut Angky, selain untuk memotivasi atlet, bonus juga berperan penting dalam proses pembinaan dan peningkatan kualitas atlet.

”Itulah sebabnya, bonus sangat penting,” kata Angky.

Dia menyebutkan, dalam mendorong memotivasi atlet, besaran bonus yang wajar diterima adalah sekitar Rp50 juta untuk perebut medali emas, Rp25 juta untuk medali perak dan Rp15 juta untuk medali perunggu.

”Namun demikian, kami akan tetap berusaha sekuta tenaga demi merebut medali untuk Kota Depok,” pungkasnya.(mg2)