REGI/RADAR DEPOK SIAP: Mata Giat Padat Karya P2WKSS Ratujaya, Siap hadapi Penilaian.
REGI/RADAR DEPOK
SIAP: Mata Giat Padat Karya P2WKSS Ratujaya, Siap hadapi Penilaian.

DEPOK – Budidaya ikan lele di RT7/5, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, masuk dalam program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Budidaya tersebut masuk dalam mata giat Padat Karya yang nantinya akan dinilai pada 25 September 2018.

Sebanyak 10.000 benih ikan lele yang dikembangkan dalam tiga kolam buatan sejak 18 Agustus 2018. Dari tiga kolam yang berisi ikan lele, diperkirakan sekitar 9.000 ekor dengan ukuran ikan yang berbeda yang tersisa.

“Tiga kolam. Tiap kolam berbeda-beda ukurannya. Kecil, sedang dan yang besar,” Kata pengelola Budi Daya ikan Lele, Selamet.

Pengurangan jumlah ikan lele dari 10.000 ke 9.000, menurut Selamet, hal tersebut dikarenakan banyaknya ikan-ikan yang mati. Penyebabnya, kata dia, tidak lain dari kandungan air.

“Tadinya kita isi dengan air yang ada di rumah Warga, tidak tahunya banyak yang mati,” tutur Selamet.

Kendala tersebut masih dapat ditangani oleh Selamet dan rekannya Fajar. Air tersebut, diganti dengan air sungai yang berada tidak jauh dari lokasi budidaya ikan lele.

“Kita ganti airnya dengan air sungai. Alhamdulillah ada kawan yang kasih pinjam alat pompa air,” ungkapnya.

Sementara itu, Warga RT7/5, Fajar, yang turut membantu pengelolaan ikan lele tersebut membenarkan, banyak ikan-ikan yang mati pada awal mula benih ikan tersebut dimasukan ke dalam kolam. Namun, lanjut Fajar, saat ini keadaan ikan-ikan tersebut sudah sepenuhnya siap untuk dinilai

“Saya rasa sudah siap. Melihat ikan-ikan tumbuh segar dan gemuk, kita siap untuk dinilai. Kendalanya hanya di awal saja,” pungkasnya. (Cr1)