INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK BERI DUKUNGAN: Pembentukan RW Ramah Anak di Kelurahan Leuwinanggung.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
BERI DUKUNGAN: Pembentukan RW Ramah Anak di Kelurahan Leuwinanggung.

Guna menyukseskan program Kota Layak Anak di Depok, Kecamatan Tapos terus menggenjot pembentukan RW Ramah Anak di tujuh kelurahan yang ada di wilayahnya. Hal tersebut diutarakan Camat Tapos, Hasanudin sebagai komitmen Kecamatan Tapos dalam memenuhi hak dasar anak yang ada di wilayahnya.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Ditemui di ruang kerjanya di kantor Kecamatan Tapos, Hasanudin yang baru saja menyelesaikan ibadah salat mengatakan, belum lama ini Kecamatan Tapos meresmikan dua RW Ramah Anak baru di Kelurahan Leuwinanggung, yaitu RW11 dan RW19. “Saat ini di Kelurahan Leuwinanggung sudah ada empat RW Ramah Anak.” ungkap hasanudin.

Adapun target Kecamatan Tapos di tahun 2018 ini adalah membentuk RW Ramah Anak 50 persen. Guna menuhi target Pemerintah Kota Depok  yang ingin membentuk 100 RW Ramah Anak seKota Depok. “Saat ini ada 17 RW Ramah Anak yang terbentuk se Kecamatan Tapos dan akan terus ditambah,” tuturnya.

Dia berharap agar dengan terbentuknya RW Ramah Anak sesuai target dapat meningkatkan ketahanan keluarga di Kota Depok.

“Kita akan memperjuangkan hak–hak anak terutama hak sipilnya yaitu seluruh anak yang berada di RW Ramah anak harus memiliki akta kelahiran,” sambungnya.

Selain membentuk RW Ramah Anak, Kecamatan Tapos juga terus berupaya memenuhi hak anak dengan membuat ruangan bermain anak dan pojok bacaan.

“Alhamdulillah di seluruh kelurhanan dan di Kantor Kecamtan Tapos sudah ada ruangan bermain dan pojok membaca untuk anak-anak,” pungkasnya. (*)