Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Jawa Barat), Presiden Joko Widodo melantik sembilan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil Pilkada Serentak 2018-RAKA DENNY/JAWAPOS
Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Jawa Barat), Presiden Joko Widodo melantik sembilan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil Pilkada Serentak 2018-RAKA DENNY/JAWAPOS

JAKARTA – Pelantikan sembilan Gubenur dan Wakil Gubernur terpilih telah dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/9). Usai pelantikan, semua Gubernur terpilih sudah mulai kerja untuk lima tahun ke depan.

Jawa Barat menjadi salah satu dari sembilan Provinsi yang mengikuti pelantikan gelombang pertama. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum akhirnya resmi menjadi orang nomor satu dan dua di Jabar.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Uu dilantik secara resmi, tentunya di Jabar. Khususnya saya baru diberi tahu kemarin, jadi memang agak dadakan. Tapi intinya kita siap mengemban tugas negara dan prioritas-prioritas ke depan sudah menunggu,” kata Ridwan Kamil usai dilantik di Jakarta, Rabu (5/9).

Sehingga, besok (6/9) menjadi hari baru Jawa Barat, karena akan digelar serah terima jabatan dari Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan kepada Ridwan Kamil. Setelah itu, pria yang kerap disapa Kang Emil langsung bekerja membangun Jabar yang lebih baik lagi.

“Besok serah terima di Gedung Sate, setelah itu langsung kerja, bahasa anak sekarang meng- upgrade gitu ya kira-kira,” ujarnya.

Tak lupa, selain ucapan syukur atas pelantikannya, Kang Emil pun meminta doa kepada masyarakat Jabar. Bahkan usai resmi menduduki Gedung Sate, pihaknya akan merangkul para kompetitor di Pilgub Jabar 2018 kemarin.

“Kita ada namanya dewan pertimbangan Gubernur, isinya para gubernur Jabar terdahulu, mereka yg berkompetisi di 2018 kemarin. Inilah filsafah sunda silih asah asih asuh, kita merangkul demi masa depan. Karena Pilkada adalah masa lalu, Jabar Juara adalah masa depan,” tandasnya.

Gebrakan awal, Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat yakni akan membuat grup diskusi berbasis internet yakni dengan aplikasi Whatsapp. Hal itu harus dilakukan lakukan karena penting untuk meminimalisir waktu, sehingga informasi akan cepat tersampaikan.

“Mulai besok saya bikin WA grup, itu saja dulu. Wa grup antara Walikota, Bupati, dan Sekda. Karena kalau tidak perlu bertemu kenapa bertemu, begitu kira-kira,” kata Emil.

Menurut Emil, yang paling penting dalam mengurus wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia ini, bisa terkomunikasikan secara cepat. Sehingga target pencapaian cepat selesai, terkoordinasi, dan tuntas.

Perihal kebijakan, mantan Walikota Bandung ini menyebut ada banyak kebijakan. Seperti halnya 100 hari kerja akan ada program launching satu desa satu perusahaan, satu pesantren satu produk, program kesehatan, pariwisata, dan lainnya.

“Nanti mungkin termuatlah dalam berita-berita selanjutnya. Intinya, sampai Desember kita banyak program unik dan spesial dari jabar,” tegasnya.

Untuk diketahui, Kang Emil dikenal sebagai pemimpin yang memiliki inovasi, kreatif, dan unik dalam membuat program gebrakan. Hal itu terbuktikan dengan 348 penghargaan selama lima tahun menjabat Wali Kota Bandung bersama Oded M Danial. (ona/JPC)