RICKY /RADAR DEPOK CERIA: Walikota Depok, Mohammad Idris saat menyambangi Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dan istri usai pulang menunaikan ibadah haji di kediamannya, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.
RICKY /RADAR DEPOK
CERIA: Walikota Depok, Mohammad Idris saat menyambangi Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dan istri usai pulang menunaikan ibadah haji di kediamannya, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

Setelah 42 hari di tanah Suci bersama istri tercintanya, Pradi Supriatna tiba di Kota Depok. Untuk itu, Pradi pun siap bertugas kembali sebagai Wakil Walikota Depok.

Laporan : Ricky Juliansyah

Bagi yang sering ke Balaikota Depok, mungkin selama 42 hari kebelakang akan merasakan perbedaannya, lantaran Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna tidak pernah terlihat batang hidungnya.

Tidak hanya di Balaikota, tetapi agenda-agenda lingkungan yang dibuat masyarakat pun, praktis tidak dihadiri pejabat yang ramah senyum dan bersahabat dengan awak media tersebut.

Maklum saja, Pradi bersama istrinya, Martha Catur Wurihandini menunaikan ibadah haji tahun ini dan berangkat bersama rombongan kloter 94, yang merupakan kloter terakhir jamaah haji Depok. Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna ikut dalam rombongan yang berisikan 264 orang tersebut, dan sudah tiba dengan selamat.

Tetapi, sebenarnya jumlah Jamaah Haji Depok dari Kloter 94 ada 266 orang, namun dikabarkan dua orang meninggal dunia di tanah suci.

“Alhamdulilah, saya dan istri sudah menunaikan ibadah haji yang kami impikan selama ini. Semoga mabrur dan saya siap kembali bertugas sebagai Wakil Walikota Depok,” tutur Pradi Supriatna.

Pradi yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini melanjutkan, kepulangannya ke Kota Depok pun berbarengan dengan tahapan kampanye untuk Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan serentak, baik Pileg, Pilpres dan Pemilih DPD pada 17 April 2019.

Untuk itu, Pradi mengharapkan agar seluruh parpol, caleg maupun tim sukses dapat menjaga kondusifitas di kota Depok, dengan berkampanye sesuai aturan yang telah ditetapkan,menggunakan etika, sopan santun dan tidak menggunakan politik uang.

“Saya rasa seluruh Ketua Parpol dan elit politik di Kota Depok semuanya bersahabat baik, sama-sama dewasa dan berkomitmen untuk mewujudkan pemilu yang damai,” kata Pradi. (*)