REGI/RADAR DEPOK SIAGA: Warga RT3/4, Jalan Pertanian, Gang Menteng, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, siaga terhadap sekumpulan monyet liar.
REGI/RADAR DEPOK
SIAGA: Warga RT3/4, Jalan Pertanian, Gang Menteng, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, siaga terhadap sekumpulan monyet liar.

DEPOK – Sejumlah Warga dihebohkan oleh kedatangan monyet liar yang berada di kawasan RT3/4, Jalan Pertanian, Gang Menteng, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kamis (6/9). Pasalnya, sekitar pukul 04:30 WIB, sebanyak lima ekor monyet liar datang tak diundang, masuk rumah Warga.

Sebelumnya, usai melaksanakan Salat Ashar Warga RT3/4, Tobari, melihat keberadaan satu diantara lima ekor monyet tersebut sedang asik memakan buah rambutan. Jarak pohon tersebut, tak jauh dari rumahnya.

“Awalnya, saya lihat itu monyet lagi asik makan rambutan. Saya pikir satu, tahunya ada lima ekor,” tutur Tobari kepada Radar Depok, kemarin.

Kelima ekor monyet tersebut, kata dia, terlihat kelaparan. Namun, monyet tersebut mulai meresahkan Warga, ketika sekumpulan monyet itu mulai berlari-lari di atas rumah Warga.

“Bahkan ada yang masuk ke rumah Warga. Rumahnya Ustad Mustofa,” Kata Tobari

Sementara itu, Ketua RT3, Kusmiyanto, menjelaskan sekumpulan monyet-monyet mungkin merasa terganggu, karena sejumlah Warga berbondong-bondong mendekati untuk melihat.
“Mungkin mereka merasa terancam, jadi mereka lompat kesana-sini,” terang Kusmiyanto

Ia menduga, kedatangan lima monyet tersebut kemungkinan berasal dari kebun belakang rumah Mustofa. Ukuran dari monyet itu, kata dia, relatif besar.

“Ada juga yang kecil, cuma yang masuk rumah itu yang besar. Kira-kira tingginya dari kaki hingga tumit orang dewasa,” katanya sambil memperagakan.

Sekelompok monyet itu hingga saat ini belum diketahui pasti berasal dari mana. Sekira satu jam keberadaannya membuat heboh Warga Gang Menteng.

“Salah satu ada yang masuk, ketika dilihat di dalam Rumah, ternyata tidak ada. Entah larinya lewat mana,” ungkap Kusmiyanto

Saat ini, Warga sekitaran RT3/4, masih waspada karena takut sekumpulan monyet liar kembali datang.

“Jika datang lagi, kita akan lakukan penangkapan. Kemudian, kita akan laporkan ke pihak yang berwajib,” pungkas Kusmiyanto. (cr1)