RICKY/RADAR DEPOK BUDAYA: Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi istri saat menyerahkan hadiah kepada Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie dan Anggota Komisi B DPRD Kota Depok, Fitri Hariono saat Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-19 DPRD Kota Depok di Gedung DPRD, Kecamatan Cilodong, Senin (3/9).
RICKY/RADAR DEPOK
BUDAYA: Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi istri saat menyerahkan hadiah kepada Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Rienova Serry Donie dan Anggota Komisi B DPRD Kota Depok, Fitri Hariono saat Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-19 DPRD Kota Depok di Gedung DPRD, Kecamatan Cilodong, Senin (3/9).

DEPOK – Ada yang unik saat Rapar Paripurna Istimewa HUT ke-19 DPRD Kota Depok, Senin (3/9). Pasalnya, seluruh anggota dewan hingga tamu undangan, mengenakan busana tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Bahkan, Walikota Depok, Mohammad Idris memberikan apresiasi kepada dewan yang mengenakan busana tradisional terbaik.

Walikota Depok, Mohammad Idris yang hadir pada kesempatan tersebut pun memberikan hadiah secara langsung kepada dua anggota DPRD yang mengenakan busana tadisional terbaik pada momen tersebut. Didampingi istri, Walikota memberikan uang senilai Rp3 juta, masing-masing mendapat Rp1,5 juta. Anggota Dewan tersebut adalah Reinova Serry Donnie yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi B yang mengenakan Busana tradisional Lampung, dan Fitri Hariono Anggota Komisi B DPRD Depok yang mengenakan adat Bali.

Mohammad Idris mengatakan pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada anggota dewan, yang mengenakan baju adat.

“Terima kasih karena berpartisipasi mengenakan baju adat sebagai tanda apresiasi untuk Indonesia,” tukas Wali Kota Depok, saat menyerahkan secara simbolis uang tunai senilai Rp3 juta.

Sementara, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, yang mengumumkan pemenang lomba baju adat tersebut mengaku sangat mengapresiasi kedua dewan tersebut.

“Yang lain juga pakai, tapi yang kelihatan total ya kedua orang tersebut,” ucap Hendrik Tangke Allo.

Salah satu pemenang busana tradisional terbaik di momen tersebut, Rienova Serry Donie mengatakan, dirinya sengaja mengenakan adat Lampung, meski pakaiannya cukup rumit dengan hiasan di kepala, namun tidak menyurutkan niat politisi Partai Gerindra ini mengenakan pakaian adat Lampung.

Menurut Rienova, dirinya bukan kali ini saja menggunakan pakaian adat saat HUT DPRD, bahkan di 2017 ia mengenakan pakaian adat Bali dan di 2016 Rienova mengenakan adat Makasar.

“Ini untuk melestarikan pakaian adat tradisional. Indonesia yang kaya akan ragam budayanya harus terus punya orang-orang yang melestarikan dan cinta terhadap budaya sendiri, kalau bukan kita sendiri, siapa lagi, jangan sampai diakui negara lain,” kata Rienova. (cky)