IRWAN/RADAR DEPOK KEHADIRAN : Menteri Pemuda dan Olahraaga Imam Nahrowi (pakai topi koboi) saat menghadiri pembuka acara Pekan Olah Raga dan Seni ke-12 Politeknik se-Indonesia.
IRWAN/RADAR DEPOK
KEHADIRAN : Menteri Pemuda dan Olahraaga Imam Nahrawi (pakai topi koboi) saat menghadiri pembuka acara Pekan Olah Raga dan Seni ke-12 Politeknik se-Indonesia.

DEPOK – Baru saja Indonesia sukses menjadi tuan rumah hajatan olahraga Asian Games. Suksesnya perhelatan tersebut tak menutup kemungkinan di 2032 Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade.

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraaga, Imam Nahrawi. Para atlet juara telah membanggakan Indonesia, mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu Indonesia raya. Untuk itu, dia optimis Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade tahun 2032.

“Kita juga sering mengadakan event olahraga tingkat mahasiswa baik secara Nasional maupun Internasional. Dari Porseni Politeknik se-Indonesia bisa melahirkan para atlet yang berprestasi, sehingga bisa mengikuti Pelatihan Nasional untuk diterjunkan di Asean Games, Asian Games dan Olimpiade,” ujar Nahrawi di Stadion UI, saat membuka acara Pekan Olahraga dan Seni ke-12 Politeknik se-Indonesia, Senin (3/9).

Nahrowi mengungkapkan, dengan optimisme dan semangat yang tinggi mampu memperoleh prestasi, dan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Dalam dunia olahraga yang dijunjung adalah respect, fair play dan saling menghormati.

“Dengan optimisme yang tinggi kita raih prestasi. Apresiasi Pemerintah kepada yang juara di Asian Games juga sangat tinggi dalam sejarah,” kata dia.

Bahkan, yang kalah di Asian Games juga mendapat bonus Rp29 juta. Dia menambahkan, seusai Asian Games dirinya akan menggencarkan atlet untuk mengikuti Pelatnas. Terlebih lagi, fasilitas di Asian Games sangat bagus. Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan merawat dan memanfaatkan venue yang telah dibangun.

“Jangka panjang kita akan adakan Pelatnas dan event-event tingkat dunia. Sehingga, para atlet ini sering ketemu dengan atlet dunia dan diharapkan mendapatkan prestasi,” harapnya.

Direktur Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Habib Abdilah mengungkapkan, Porseni Politeknik kegiatan dua tahunan. “Salah satu tujuannya adalah mengembangkan karakter dalam bidang olahraga dan seni guna meningkatkan daya saing.(irw)