INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK JOROK: Sampah liar terlihat memenuhi tepi Jalan Kebayunan.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
JOROK: Sampah liar terlihat memenuhi tepi Jalan Kebayunan.

DEPOK – Jalan Raya Kebayunan yang menghubungkan Kelurahan Tapos dan Kelurahan Leuwinanggung di Kecamatan Tapos, kondisinya sangat memperihatinkan.

Pantauan Radar Depok yang melintas di Jalan Kebayunan, tumpukan sampah mulai dari sampah plastik hingga pecahan kaca terlihat mengular di sepanjang jalan tersebut.

Bahkan sebuah spanduk larangan membuang sampah yang dibentangkan warga setempat sampai roboh diterjang ganasnya sampah yang dilemparkan para pembuang sampah yang tidak memiliki tanggung jawab.

Kabel juga berjuntaian serta tiang telepon juga ada yang sudah sangat miring mengarah ke tengah jalan. “Biasanya kalau orang buang sampah itu di malam hari pas nggak ada yang merhatiin,” kata Ramdoni, warga RT13/03, Kelurahan Tapos yang sedang mengambil daun kangkung di sebuah kebun kecil miliknya yang berada tak jauh dari tepi Jalan Kebayunan.

Dia mengatakan, warga sudah acapkali melakukan kerja bakti membersihkan jalan tersebut dari sampah. Namun, lagi dan lagi sampah kembali muncul.

“Capek juga kalau kita pada ngebersihin tapi sampahnya dibuang di sini lagi,” sambungnya.

Rudi, warga RT10/03 yang ditemui di sebuah toko foto copy dekat SPBU Kebayunan mengatakan, pemerintah harus memberi sanksi tegas dan nyata terhadap pelaku pembuangan sampah agar jera dan tidak mengulangi perbuatan.

“Saya sih setuju kalau pembuang sampahnya ketangkep dikasih sanksi tegas. Karna perbuatan mereka merugikan orang banyak,” tuturnya.

Dia berharap pihak Kelurahan Tapos mau turun tangan membantu mereka mengatasi permasalahan sampah tersebut. Karen mereka tidak tahu harus kemana lagi untuk mencari solusi untuk memberantas keberadaan sampah liar yang kerap melanda Jalan Kebayunan.

“Kalau boleh sih orang–orang di Kelurahan Tapos datang ke sini untuk melihat kondisi sampah dan membantu mencarikan solusi. Soalnya saya belum lihat dan gak pernah tahu kalau ada orang kelurahan yang nanganin sampah ini,” katanya. (dra)