REGI/RADAR DEPOK OLAHRAGA : Senam Jantung Sehat Club Jantung Sehat Teratai Indah, Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Minggu (2/9).
REGI/RADAR DEPOK
OLAHRAGA : Senam Jantung Sehat Club Jantung Sehat Teratai Indah, Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Minggu (2/9).

Penderita sakit jantung terus berupaya sehat. Sejumlah kegiatan dilakoninya, untuk bisa memulihkan detak jantungnya kembali. Club Jantung Sehat Teratai Indah, misalnya. Saban Minggu pagi dan sore, ratusan anggota club senam di pelataran Rumah Pintar Brimob Kelapa Dua, Cimanggis Depok.

LAPORAN: Regi Pranata Bangun

Sebelum matahari terbit secara benderang, puluhan ibu sudah kumpul di depan, Rumah Pintar Brimob Kelapa Dua, Minggu (2/9). Dengan harapan penuh, detak jantungnya tetap stabil. Jam menunjukkan pukul 06:00 WIB, lagu khusus jantung pun play Pelatih Club Jantung Sehat Teratai Indah, Yuni Nurhayati Laela.

Gerakan-gerakan khusus mulai diikuti anggota senam. Selang beberapa menit, keringat pun membanjiri anggota. Maklum, anggota yang megikuti senam didominasi usia 50 hingga ada yang berumur 80 tahun. “Rata-rata yang ikut senam berusia dari 35 sampai yang paling tua itu 80 tahun,” tutur Yuni Nurhayati Laela, saat jeda istirahat senam.

Perempuan berhijab ini menyebutkan, senam jantung menjadi olahraga yang dapat mencegah jantung, bahkan menyembuhkan. Namun hal tersebut, kata Ella -sapaan akrbanya-, kembali kepada para pengidap jantung tentang bagaimana menjaga pola hidup, rutinitas melakukan senam jantung, dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. “Bisa (Mengurangi). Tetapi, kalau pun sudah terlalu parah, mungkin tidak,” kata Laela.

Laela yang juga menjabat Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cimanggis itu menegaskan, senam jantung memiliki dampak positif bagi para pengidap penyakit Jantung. Menurutnya, setiap gerakan senam itu, memiliki fungsi tertentu pada jantung.

“Iya, setiap gerakannya itu terarah dan teratur. Dimulai dari pemanasan inti hingga pendinginan. Hal itu berfungsi membuka jantung dan memperlancar peredaran darah, hingga jantung tersebut dapat lancar memompa darah,” terang dia.

Itu menurut pelatih senam jantung. Bagaimana dengan penderita. Ditemui dirumahnya RT6/1 Kelurahan Ratujaya, Cipayung. Pria berkumis tipis sedang duduk santai di depan rumah beserta kopinya. Pensiunan ASN di Kelurahan Cipayung mengaku, mengidap penyakit jantung selama empat tahun. Selama memiliki penyakit membuat pergerakaannya terbatas. “Kalau punya penyakit jantung yang semua kegiatan, makanan, mulai terbatas,” tutur pria yang mengenakan batik ini.

Pria berusia 58 tahun ini mengaku, ada perubahan dalam dirinya setelah ikut senam jantung. Senam Jantung rutin dilakukan rutin pada Minggu pagi di Kecamatan Cipayung. Dia merasakan pada peredaran nafasnya, semula terasa nyeri. Saat ini berkurang setelah rutin melakukan Senam Jantung.

“Saya rutin lakukan senam itu. Di rumah dan halaman Kecamatan Cipayung setiap minggu. Ada perubahan selama saya lakukan senam jantung. Dada yang terkadang terasa sakit ketika bernafas, kini sedikit-sedikit mulai berkurang rasa sakitnya,” ungkap dia.

Hanya saja, Janaedi menyebutkan tidak dapat sepenuhnya menghilangkan penyakit yang bersarang empat tahun ditubuhnya. Ia menambahkan, senam jantung hanya mencegah penyakit jantung, dan mengurangi rasa yang timbul dari penyakit yang mematikan itu.

“Kalau menghilangkan mungkin tidak, tetapi mengurangi rasa sakit dan memperpanjang usia jantung bisa. Karena penyakit tersebut tetap membutuhkan perawatan khusus dari pihak yang lebih mengerti,” tandasnya sambil menyeruput kopi. (*)