REGI/RADAR DEPOK PRATUGAS: Prajurit Bataliyon Infanteri Yonif 328/Dirgahayu, melakukan latihan Pengamanan Daerah Perlawanan (Pamrahwan).
REGI/RADAR DEPOK
PRATUGAS: Prajurit Bataliyon Infanteri Yonif 328/Dirgahayu, melakukan latihan Pengamanan Daerah Perlawanan (Pamrahwan).

DEPOK – Dalam rangka persiapan tugas Pamrahwan Papua, Yonif Para Raider 328/Dirgahayu melaksanakan latihan pratugas di sekitar Gunung Salak, Bogor.

Kegiatan tersebut guna melatih kemampuan para personel yang akan diberangkatkan ke Papua untuk mendukung kesiapan dalam melaksanakan tugas.

Latihan dari tanggal 3 hingga 14 September. Lokasi latihan pratugas Pamrahwan di sekitaran Gunung Salak. Lokasi latihan bedasarkan pertimbangan yang dirasa cukup memiliki medan dan tidak jauh berbeda dengan kondisi wilayah Papua.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Mayor Inf Erwin Iswari mengatakan, latihan pratugas sangat penting dalam menunjang tugas di medan sebenarnya di Papua. Bedasarkan pantauan, kata Dia, Gunung Salak dirasa memiliki kondisi wilayah yang hampir sama dengan Papua.

“Latihan ini kita peranggapkan sebagai medan sebenarnya di Papua, sehingga para prajurit dalam keadaan siap dan waspada dihadapkan dengan situasi yang terjadi di sana (Papua, red),” ujarnya.

Perwira Penerangan Satuan Tugas (Papen Satgas) Lettu Chk Ghesa Khiastra menambahkan, selama latihan pratugas, personel dilatih dengan keadaan yang sering terjadi di daerah Tugas.

“Selama latihan, personel dihadapkan dengan kondisi serta kejadian yang sering terjadi di daerah Papua. Sehingga prajurit tahu tindakan apa yang seharusnya dilakukan,” sambungnya.

Selain kegiatan latihan, para personel pun mendapat beberapa materi teritorial. Seperti penyuluhan materi, hukum, pertanian, perkebunan, bela negara, dan lainnya.

“Nantinya para personel yang bertugas dapat memberikan kepada masyarakat dan anak-anak sekolah di sekitar daerah latihan,” kata Lettu Ghesa. (cr1)