IRWAN/RADAR DEPOK EKSIS: Para peserta tim kasidah foto bersama panitia parade kasidahan dari KWI Depok, di Balaikota Depok, kemarin.
yamaha-nmax
IRWAN/RADAR DEPOK
EKSIS: Para peserta tim kasidah foto bersama panitia parade kasidahan dari KWI Depok, di Balaikota Depok, kemarin.

ORGANISASI wanita di Kota Depok, seperti Krida Wanita Indonesia (KWI) Depok memiliki niat mulia. Yakni mengembangkan luhur Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia.

Laporan: MUHAMMAD IRWAN SUPRIYADI

ORGANISASI perempuan atau wanita di Kota Depok cukup banyak. Berbagai bidang dilakukan agar kaum hawa di Depok bisa berkarya dan mandiri.

Seperti yang dilakukan para kaum ibu di KWI Depok terjun sebagai organisasi yang mengedepankan luhur Pancasila.

Organisasi wanita ini berdasarkan sejarah yang diugkapkan Ketua KWI Depok, Ernawati, didirikan pada 2010.

Berdirinya KWI bertujuan mengembangkan dan mengajak wanita di Depok untuk memiliki keahlian di berbagai bidang, seperti kewirausahaan dan lainya.

“Berdiri sejak 2010 yang awal dipimpin ibu saya sendiri yaitu Bu Wuryani Hadi,” kata Ernawati usai menghadiri Parade Kasidahan di Balaikota Depok, pekan kemarin.

Baca Juga  Sediakan Paket Hingga Busana Lebaran

Sambil duduk, Ernawati mengatakan, anggota KWI Depok baru saja menggelar parade kasidah yang pesertanya ibu-ibu majelis taklim di Depok.

“Parade kasidahan bentuk dari kegiatan kami di bidang sosial. Karena di organisasi ini banyak bidangnya,” ulas mantan anggota DPRD Depok ini.

Adapun bidang yang ada di KWI Depok antara lain, bidang keagamaan, sosial, pemberdayaan ekonomi, kesenia, antar lembaga, organisasi pengkaderan, dan bidang kesehatan.

“Setiap kegiatan yang dilakukan KWI Depok dari anggota dan sponsor, “ kata Ernawati.

Para anggota KWI datang dari berbagai kalangan. Mereka masuk di KWI Depok tidak ada paksaan, karena dasar ingin membantu dan mengembangkan wanita di Depok agar mandiri. Total anggota KWI Depok yang terdaftar ada 120 orang.

Baca Juga  Asenih Banjir Bantuan

“Anggota dari kalangan ibu-ibu seperti pensiunan polri, pengusaha, ibu rumah tangga,PNS dan dan lain-lain,” ulasnya.

Selama delapan tahun, sambung Ernawati, pengurus kecamatan baru di Sukamajaya dan Kecamatan Pancoranmas. “Kedepan akan kami bentuk di setiap kecamatan,” ucapnya.

Selain sosial yang digerakan. Para anggota juga melakukan pengajian rutin satu minggu dan sebulan sekali. (Bersambung)