IRWAN/RADAR DEPOK KOMPAK : Pengurus KWI Depok terlihat kompak bersama ketua KWI Depok, kemarin.
IRWAN/RADAR DEPOK
KOMPAK : Pengurus KWI Depok terlihat kompak bersama ketua KWI Depok, kemarin.

Krida Wanita Indonesia (KWI) Depok terus berkarya. Terutama di bidang usaha kecil menegah (UKM) bagi para kaum hawa di Depok.

Laporan : MUHAMMAD IRWANS SUPRIYADI

Berdiri sejak 2010 dipimpin Wuryani Hadi. KWI Depok hingga sekarang, tetap eksis. Bahkan, sudah hampir puluhan anggota sudah bergabung. Sambil duduk di kursi, Ernawati yang kini menjadi Ketua KWI menuturkan, awal dibentuk organisasi wanita ini mengedepankan kemajuan wanita untuk berkarya.

Terutama wanita di Depok, untuk berjuang di atas kaki sendiri. Artinya mereka dibimbing untuk berwirausaha. Caranya kata dia, mengembangkan usaha kecil menengah dengan mengadakan latihan membuat produk industri kecil di rumah.

Seperti membuat bakso, kembang goyang, rosela, kue rumahan, dan keterampilan salon dan lainnya. “KWI Depok selalu membuat kegiatan pelatihan wirausaha dengan mengundang para ahlinya,” kata Ernawati.

Mantan anggota legislatif ini menjelaskan, diberikan pelatihan untuk para kaum wanita di Depok agar menjadi wirausahawati. Dia menyakini kedepan persaingan usaha semakin ketat dan perlu keterampilan.

“Ini kan nantinya bisa membantu suami. Maka itu, KWI peduli sekali akan pemberdayaan ekonomi, itu yang diajarkan oleh Presiden Indoneisa pertama, yaitu berdikari,” katanya.

Tak nya itu, dia mengaku pernah memberikan pelatihan budidaya ikan kepada ibu-ibu di Depok. “Tidak hanya memberikan pelatihan. Tapi kami juga membantu memasarkan produk yang sudah dibuat atau diproduksi anggota KWI. Gak hanya latih saja, tapi ikut mempromosikan,” ulasnya.

Membantu memasarkan produk hasil olahan produksi anggota KWI Depok merupakan bimbingan organisasi ini. Karena organisasi ini selalu berkumpul dan membicara ide apa lagi dan bagaimana cara mengembangkan produk.(bersambung)