Mengenal Organisasi KWI Depok (3- Habis) Biaya Pendidikan Gratis, Pulang Dapat Uang Transport

In Metropolis
IRWAN/RADAR DEPOK
DIBERIKAN PELATIHAN : KWI Depok saat memberikan pelatihan mengasuh anak di kawasan Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, kemarin.

TERANYATA tidak hanya kaum ibu-ibu yang diberikan pelatihan keterampilan. Krada Wanita Indonesia (KWI) Depok sebagai organisasi masyarakat, peduli juga pendidikan dan keterampilan pada anak muda.

Laporan : MUHAMMAD IRWAN SUPRIYADI 

Pengurus KWI Depok sedang fokus melatih anak-anak muda, di salah satu bangunan yang berada di Jalan Kartini, Kelurahan Depok, Pancoranmas. Mereka anak muda yang sedang mengikuti pelatihan merawat bayi.

“Ini kegiatan kami (KWI Depok) melatih dan membina anak muda juga di bidang pendidikan dan keahlian. Supaya mereka tidak galau saat lulus sekolah nanti, karena sudah punya keahlian,” kata Ketua KWI Depok Ernawati saat memantau pelatihan perawatan bayi itu.

Rata-rata anak muda yang mengikuti pelatihan ini, sudah lulus sekolah dan sudah cukup umur. Sehingga mereka siap untuk bekerja. Tak hanya itu, sambung Ernawati pemberian pelatihan ini bukan hanya melatih mengasuh bayi.

Tapi, juga pelatihan lainya ada juga, seperti tata Boga dan tata rias, dan lainnya. Bahkan merajut atau membuat batik. “Mereka tidak dipungut biaya, malah kami berikan uang transport. Karena kami bekerjasama dengan LKP dari jaringan anggota KWI Depok,” kata dia.

Pemberian pelatihan ini, sambungnya, membantu anak muda yang putus sekolah dan tidak memiliki keahlian. Sehingga mereka terpacu dengan diberikan pelatihan untuk bersaing di dunia kerja. “Guru paud dan mengasuh anak pun harus memiliki surat lulus kompentensi. Kami sediakan para pelatih dari para ahli,” tutur dia.

Dalam hal pengembangan sumber daya manusia di Depok, kata dia, seperti pelatihan yang diberikan oleh KWI Depok, butuh perhartian oleh pemerintah kota. Bahkan kata dia, siap bekerjasam sama dengan pihak PKK.

“Untuk memberikan arahan kepada ibu yang baru hamil dan baru punya anak. Di bidang kesehatan dan tumbuh kembang anak. Kami siap untuk membantu, tapi balik lagi ke Pemkot DEpok, apakah mau mengandeng kami,” kata dia.

Diharapkan, Pemerintah Kota Depok lebih memperhatikan organisai masyarakat. ”Kami membantu kota ini lebih maju dan berkembang dalam sumber daya manusia,” tuturnya.

Dia merasa miris, KWI ini sering mendapatkan bantuan dari pihak luar yakni Pemkot Bogor, provinsi, dan Pusat.

“Malunya kita Pemkot Depok sendiri tidak ada. Bahkan pihak Provinsi Jabar memangil dan mendukung kegiatan kami. Tidak ada suport dan bantuan ormas seperti KWI Depok dari Pemkot Depok,” ungkapnya.(*)

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu