DEPOK – Penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok cukup tinggi. Hingga kemarin, terdapat 103 sisa perkara pidana yang belum selesai. Banyaknya perkara yang disidangkan umumnya didominasi kasus Narkoba.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, Sobandi mengatakan, hingga kemarin masih terdapat 103 perkara Pidana dari 252 perkara, yang masih ditangani PN Kota Depok. “Kasus narkoba masih mendominasi pada persidangan kasus perkara pidana,” kata Sobandi kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, dari 103 perkara pidana, ada 61 kasus pidana Narkoba. Sementara sisanya, kata dia diisi kasus perkara pidana pencurian, dan perkara pidana lainnya. “Pertama Narkoba, lalu pencurian, dan beberapa perkara pidana lain,” terang Sobandi.

Sementara itu, Kasi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Depok, Sunarto mengatakan, penggunaan narkoba memang sangat mengkhawatirkan. Terutama bagi kalangan pelajar dan anak dibawah umur.

Hal tersebut tentu harus mendapat perhatian khusus bagi orang tua, sehingga penggunaan narkoba dikalangan anak dibawah umur tidak semakin menyebar. Penggunaan narkoba saat ini tidak hanya pada golongan dan kelompok tertentu. Tapi narkoba bisa digunakan siapa saja, termasuk anak dibawah umur.

Sehingga pengawasan orang tua sangat dibutuhkan, bahkan berdasarkan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika bahwa orang tua yang mengetahui anaknya menggunakan narkoba wajib melaporkan anaknya untuk diobati.

“Ini peran orang tua, kalau ada anaknya yang kedapatan menggunakan narkoba sebaiknya segera melaporkan. Ini untuk direhabilitasi atau diobati, sesuai aturan undang-undang,” kata Sunarto kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, jika orang tua tidak mengadukan ke pihak yang berwenang, maka orang tua bisa disangsi karena membiarkan anaknya terlibat narkoba.

Sementara itu, dia juga menjelaskan masih sangat sedikit orang tua yang mau melaporkan anaknya ke BNN. “Sayangnya masih sangat sedikit yang datang dengan ke sadaran ke BNN Kota Depok,” terang Sunarto.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang beranggapan, jika membawa anak ke BNN merupakan sebuah aib yang harus dihindari. Padahal, dengan membawa anak ke BNN pihaknya dan keluarga akan segera mengobati dengan melakukan rehabilitasi terhadap anak. Karena peran orang tua sangat membatu pencegahan dan mengawasan pengguna narkoba.

“Sebaiknya datang sebelum ditangkap, karena jika datang untuk sembuh lebih baik, ketimbang harus ditangkap terlebih dahulu,” tandasnya.(rub)