DEPOK – Masih ingat dengan guru yang melakukan asusila terhadap belasan siswa pria di salah satu SDN Kota Depok. Kemarin, oknum guru WA sudah mulai digarap Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok. Rencananya dalam waktu dekat akan mulaia disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok.

“Tersangka WA, menjalani tahap dua dari Polresta Depok sejak Senin (3/9). Sementara tersangka telah dititipkan di Rutan Kelas II B Cilodong,” kata Kasi Pidum Kejari Depok, Priatmaji kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, WA dianggap melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan kedua dari UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman Penjara 15 tahun Penjara.

“Tersangka WA telah menjalani tahap dua di kejaksaan, pasal yang dikenakan adalah tentang Undang Undang perlindungan Anak.  Sementara tersangka kami titipkan di Rutan Cilodong untuk menjalani proses sidang di PN Depok,” terang Priatmaji.

Seperti diketahui, tersangka WA mengakui perbuatan bejatnya. “Oknum guru inisial WA langsung dimintai keterangan. Pelaku saat ditanyai penyidik memang benar mengakui perbuatan cabul itu,” kata Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto kepada Radar Depok,  beberapa waktu lalu.

Meskipun demikian, tim penyidik masih melakukan pemeriksaan demi mengetahui latarbelakang peristiwa dan banyaknya jumlah korban. Saat ditanya mengenai modus yang dilakukan oleh tersangka oknum guru honorer tersebut, Dikdik menegaskan ada ancaman.   “Modus ada ancaman, kalau gak mengikuti kemauannya nilai dikasih jelek, kalau mengikuti diberi nilai bagus,” paparnya. (rub)