RUBI/RADARDEPOK Perbuatan WAR (23) guru honorer bahasa Inggris di Cimanggis yang tega mencabuli belasan siswa selama dua tahun mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (25/9).
RUBI/RADARDEPOK
Perbuatan WAR (23) guru honorer bahasa Inggris di Cimanggis yang tega mencabuli belasan siswa selama dua tahun mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (25/9).

DEPOK – Perbuatan WAR (23) guru honorer bahasa Inggris di Cimanggis yang tega mencabuli belasan siswa selama dua tahun mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (25/9).

Dalam sidang tertutup yang dilaksanakan di PN Depok, WAR diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Pembacaan dakwaan dilakukan jaksa penuntut umum, Andika dihadapan Hakim Ketua Sri Rejeki yang didampingi hakim anggota Nanang dan Darmo Wibowo,” kata Humas PN Depok Teguh Arifrino, Rabu (26/9).

“Sementara itu, saat ini WAR kini dititipkan di Rutan kelas II b Cilodong hingga selesai sidang, dan sidang memang tertutup khusus umum, karena perkara cabul,” kata Teguh.

Sedangkan, JPU dalam persidangan tersebut Andika mengatakan bahwa dalam sidang pertama pembacaan dakwaan terhadap tersangka pihaknya mengatakan WAR, terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak-anak.

Terlebih terhadap siswanya dengan cara mengancam jika tidak mau mengikuti perintahnya nilai pelajaran tidak akan diberikan nilai yang bagus.

Terdakwa dikenakan pasal 82 tentang perlindungan anak No. 32 tahun 2002 dengan ancama hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara. Sementara sidang ditunda hingga Selasa (2/10) depan. (rub)