AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK WAJIB ADA: Pekerja beraktivitas di salah satu proyek pembangunan di kawasan Kecamatan Pancoranmas. Pemkot Depok melalui Dinas PUPR mewajibkan setiap pengembang perumahan atau apartemen untuk membuat peil banjir dan Amdal.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
WAJIB ADA: Pekerja beraktivitas di salah satu proyek pembangunan di kawasan Kecamatan Pancoranmas. Pemkot Depok melalui Dinas PUPR mewajibkan setiap pengembang perumahan atau apartemen untuk membuat peil banjir dan Amdal.

DEPOK – Untuk mengantisipasi banjir dan genangan air pada saat hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok mewajibkan pengembang perumahan untuk membuat peil banjir dan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Kebijakan ini dibuat untuk meminimalisir terjadinya banjir yang diakibatkan pekerjaan di bidang properti.

Menurut Kepala Dinas PUPR, Manto, kebijakan ini sudah lama dibuat untuk diperhatikan pihak pengembang.

“Kami merekomendasikan agar mereka (pengembang perumahan) membuat peil banjir dan Amdal agar tidak ada masalah di kemudian hari, akibat dampak pembangunan,” ujar Manto kepada Radar Depok.

Pengembang perumahan harus membuat site plan yang tepat dan melakukan riset lebih lanjut terhadap lahan yang akan dibangun.

Dengan adanya peil banjir, kata dia, air bisa tertampung dan tidak terbuang begitu saja ke saluran air atau kali. “Peil banjir merupakan solusi tabungan air kita,” kata Manto.

Saat ini sambung dia, sudah ada kurang lebih 10 perusahaan yang telah melakukan hal tersebut. “Akan terus kami rekomendasikan untuk pengembang lainnya,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar warga peduli akan kesadaran lingkungam tempat tinggal. Termasuk membuang sampah. “Warga juga harus proaktif membersihkan sampah dan mengeruk endapan di saluran air, maupun di kali. Untuk mencegah terjadinya banjir, karena air meluap ke pemukiman,” ucapnya.

Untuk diketahui, peil banjir merupakan pengaturan ketinggian minimal lantai bangunan yang ditentukan berdasarkan lokasi bangunan tersebut.

“Ketentuan ini dibuat bertujuan untuk mencegah air banjir meluap dan masuk ke dalam bangunan jika lantai terlalu rendah,” katanya.

Secara terpisah, anggota Komisi C DPRD Depok, Selamet Riyadi menegaskan, perlu ada perhatian khusus terkait pembangunan perumahan di Depok.

Perhatian khusus ini melihat perumahan yang berdiri di Depok apakah sudah memenuhi aturan atau tidak. “Harus dicek dulu oleh dinas perizinan dan bekerja sama dengan Satpol PP,” katanya. (irw)