IMMAWAN/RADAR DEPOK JUARA : Pesilat Perguruan Porsigal dari Kecamatan Cinere berhasil membawa pulang 19 medali dari kejuaraan pencak silat tingkat nasional Asia-Eropa, Pakubumi Open V di Sentul, Kabupaten Bogor
IMMAWAN/RADAR DEPOK
JUARA : Pesilat Perguruan Porsigal dari Kecamatan Cinere berhasil membawa pulang 19 medali dari kejuaraan pencak silat tingkat nasional Asia-Eropa, Pakubumi Open V di Sentul, Kabupaten Bogor

DEPOK – Sebanyak 20 pesilat cilik asal Kecamatan Cinere, Depok berhasil memborong medali, di Pakubumi Open V memperebutkan piala bergilir DR. (HC) H. Eddie M. Nalapraya di Wisma Padepokan Voli, Sentul, Kabupaten Bogor pada 31 Agustus – 2 September 2018.

DI perhelatan tingkat nasional Asia-Eropa ini, pesilat cilik  membawa pulang 10 medali emas, dan satu medali perak pada kategori SD. Satu emas dan enam perak untuk kategori SMP, dan satu perak untuk kategori dewasa. Bahkan, mereka berhasil merebut gelar atlet terbaik untuk kategori SMP putra atas nama Ahmad Syahroni. Seluruh pesilat ini tergabung dalam perguruan Pendidikan Olahraga Silat Indah Garuda Loncat (Porsigal).

Pelatih perguruan Porsigal, Asror Kalimaini mengungkapkan, perguruannya rutin mengikuti kejuaraan Pakubumi Open. Tujuannya, demi menambah pengalaman dan memperkuat mental pesilat didikannya melalui ajang bergengsi.

“Selain itu, demi memudahkan mereka masuk sekolah yang diinginkan melalui jalur prestasi pencak silat,” ujar Asror kepada Harian Radar Depok, kemarin (4/9).

Pria yang baru saja terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ini mengaku puas atas capaian pesilat didikannya di Kejuaraan Pakubimi Open 2018.

“Padahal, sebagian dari anak-anak itu merupakan pesilat pemula yang belum pernah menguikuti kejuaraan,” imbuhnya.

Setelah merebut prestasi yang membanggakan seperti ini, Asror mengingatkan pesilat-pesilat cilik didikannya tidak cepat puas. Malahan, mereka harus berlatih lebih giat dan terus mengembangkan dirinya. Tidak hanya dalam bidang pencak silat, juga dalam berperilaku dirumah maupun di sekolah.

Dengan begitu, Asror berharap, mereka dapat menjadi generasi yang supel dalam bergaul, tegas dalam berprinsip, aktif dan kreatif dalam kegiatan yang positif.

“Semoga generasi muda se-Kecamatan Cinere dapat terus melestarikan budaya Indonesia sambil berprestasi melalui pencak silat,” harapnya.

Harapan senada pun disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan Cinere, Nurdin. Menurut dia, pesilat cilik yang biasa berlatih di sekitar Pasar Segar Cinere, Jalan Cinere Raya ini memang memiliki potensi yang luar biasa.

Karena itu, Nurdin bekerja sama dengan jajaran Kecamatan Cinere untuk memfasilitasi pesilat-pesilat cilik ini melakukan pemusatan latihan di Aula Kantor Kecamatan Cinere, Jl. Bukit Cinere Raya No.23, Kelurahan Gandul, kecamatan Cinere.

“Semoga mereka bisa terus berprestasi dan menjadi kebanggan Kecamatan Cinere. Terlebih, menjadi kebanggan Kota Depok,” pungkas Nurdin.(mg2)