Ribuan Warga Depok Intip Portal CPNS

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MEMANTAU: Yuli, salah satu warga Kota Depok saat membuka portal web depok.go.id untuk melihat tata cara pendaftaran CPNS yang dibuka sejak 19 September lalu di kawasan Balaikota Depok, kemarin (20/9).

DEPOK – Pasca pemerintah mengumumkan syarat pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 19 September 2018 kemarin. Animo masyarakat Kota Depok minat menjadi abdi negara pun lumayan banyak yang sudah lulus Starta 1 (S1) sesuai bidang dibutuhkan.

Dilihat dari pengunjung depok.co.id portal resmi Pemerintah Kota Depok karena menyediakan informasi dan syarat mendaftar menjadi CPNS 2018.

Tidak hanya disitu saja, sebelum informasi CPNS keluar pemohon SKCK di Polresta Depok pun membludak hingga sekarang.

Seperti yang dilakukan warga Depok bernama Yulianovi mencari informasi lowongan CPNS 2018 melalui portal depok.co.id dan situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebelumnya, ia sudah melakukan pembuatan kartu kuning, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Depok pada minggu lalu.

“Coba-coba daftar jadi pegawai negeri, kebetulan pendaftaran sudah diumumkan. Sebelumnya saya sudah buat SKCK dan kartu kuning dan surat admintrasi lainya,” kata Yulianovi, kepada Radar Depok di salah satu kafe di Jalan Margonda, kemarin.

Menurut dia, lowongan CPNS ini sangat dinanti-nanti bagi para lulusan S1 yang belum mendapatkan pekerjaan. Juga diharapkan, pelaksanaan CPNS tahun ini tidak ada kecurangan dari pihak penyelengara maupun penguasa.

“Kami harap penerimaan CPNS 2018 ini murni seleksi, sehingga orang yang benar-benar belajar lolos,” kata dia.

Terpisah, Kasi Aplikasi Diskominfo Depok Denhas Ari mengatakan, informasi syarat pendaftaran dimuat di portal depok.co.id dan banner pada 19 September 2018.

Dari data google analisis pengunjung dan mengklik ada ribuan warga yang ingin mengetahui sarat dan pendaftaran CPNS 2018.

“Baru satu hari sudah ribuan pengunjung, diketahui dari google analisis. Untuk Kamis (20/9) belum diketahui berapa orang yang klik di alaman CPNS di portal depok.co.id,” kata Denhas, kepada Radar Depok, kemarin.

Diskominfo Depok memberikan informasi di portal depok.co.id ada tiga judul antara lain, judul pertama Pengumuman Penerimaan CPNS Kota Depok Tahun 2018 ada 693 yang mengklik. Kedua, CPNS ada 675 klik, dan Penerimaan CPNS ada 350 klik atau melihat informasi tersebut.

“Baru satu hari saja sudah ribuan, tentunya yang buka web portal ini bukan hanya warga Depok. Tapi luar Depok pun ada,” tutur dia.

Dari pantauan Radar Depok di Polresta Depok pemohon SKCK untuk syarat daftar CPNS membludak.

Seperti dituturkan, Febrina Listianda salah satunya. Dia mengaku, mengantre untuk membuat SKCK sejak pukul 08:00 WIB. Dia sempat merasa kebingungan dalam mengikuti proses pembuatan surat keterangan tersebut.

“Ini alurnya sih, ga jelas jadi bikin bingung pertama ke Gedung SKCK lalu baru kesini (lokasi lain). Selain itu, lama lagi. Padahal blanko dan sidik jari doang,” ucap Febri, kepada Radar Depok di Polresta Depok.

Dia mengaku, sempat mendaftar SKCK secara online namun sempat mengalami kesulitan. “Terpaksa harus membuat secara manual,” ucap perempuan berusia 26 tahun ini.

Seharusnya, kata dia, bila pemohon telah mengisi formulir SKCK lewat online tidak perlu lagi mengisi yang manual, karena tentunya akan membuang waktu.

“Antreannya gak berurut juga, jadi alurnya gak jelas. Isi formulir online dan manual juga sama saja, ga efektif. Padahal, saya butuh untuk berkas lamaran pendaftaran CPNS di Pemkot Depok,” paparnya.

Paur Humas Polresta Depok, Iptu Made Budi membenarkan, terkait membludaknya para pemohon SKCK di Polresta Depok.

Menurutnya, pendaftaran SKCK secara online seharusnya dapat dipergunakan secara maksimal oleh masyarakat untuk menghindari penumpukan di meja pendaftaran. Dia mengakui, sosialisasi secara online belum maksimal.

Made menegaskan, untuk mengantisipasi jumlah pemohon yang membludak pihaknya akan menambah petugas di meja pendaftaran. “Waktu jam istirahat anggota akan diperpendek untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,”kata dia.

Pemerintah Depok sendiri telah mengeluarkan  jumlah kouta CPNS sebanyak 239 orang.  Formasi ini berdasarkan surat edaran 810/3866 -BKPSDM Depok dan keputusan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Nomor 308 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Apatatur Sipil Negara.

Sebanyak 239 CPNS ini dibagi tiga bagian antara lain, CPNS tenaga guru sebanyak 108 orang, tenaga kesehatan 104 orang, dan tenaga teknis sebanyak 13 orang.(irw)

You may also read!

Lima Drama Korea Pilihan untuk Akhir Pekan

RADARDEPOK.COM – Akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk bersantai, dan bisa menjadi waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu

Read More...
ledakan tabung gas balon

Peristiwa Ledakan  Tabung Gas Balon : Gemparkan Warga Kampung Kekupu dan Sekitarnya

PERIKSA : Petugas memeriksa lokasi ledakan tabung gas karbit, RT5/5, Kampung Kekupu, Kelurahan Rangkapan Jaya,

Read More...
deja brew nyaman

Deja Brew Nyaman dan Instagramable

BARISTA : Tetap mengikuti protokol kesehatan, barista Deja Brew mengenakan masker saat membuat kopi. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu