Ketua Kontingen Depok Porda 2018, Herry Suprianto
Ketua Kontingen Depok Porda 2018, Herry Suprianto

DEPOK – Seragam Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII, kontingen Kota Depok tidak perlu khawatir. Rencannya, seragam kontingen Depok akan didistribusikan 20-25 September 2019. Sama seperti Porda 2014, anggota kontingen Kota Depok untuk POrda 2018 akan menerima topi, kaus tanpa kerah, kaus berkerah, pakaian training, handuk besar dan kecil, tas kontingen, tas kecil untuk peralatan dilapagan, kaos kaki dan sepatu.

“Seragam kontingen Kota Depok aman. Atlet tidak usah hawatir,” terang Ketua Kontingen Kota Depok Porda 2018, Herry Suprianto, kepada Harian Radar Depok di Kantor KONI Kota Depok, Jalan Gelatik Raya NO1, Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas, kemarin.

Herry menjelaskan, pihaknya telah mengurus pembuatan seragam khusus daerah sejak beberapa bulan yang lalu. Saat ini, status pengerjaan memasuki tahap finishing.

“Target kami, seragam sudah diterima seluruh anggota kontingen pada seremoni pelepasan yang rencananya dilakukan pada Jumat, 28 September 2018,” imbuhnya.

Menurut Herry, seragam khusus kontingen ibarat identitas diri para atlet yang berlaga. Yang bila tidak ada, beresiko menghilangkan semangat peruangan para atlet. ”Bisa saja mereka merasa bingung, dan seolah tidak tahu membela siapa,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I KONI Kota Depok tersebut.

Bicara seragam kontingen, lanjut Herry, adalah bicara tentang motivasi. Artinya, seragam berperan dalam memotivasi atlet berjuang sekuat tenaga.

”Semangatnya akan didorong oleh kesadaran bahwa mereka tidak berjuang sendiri. Melainkan, ada tanggung jawab dan nama baik Kota Depok yang tersemat di pakaiannya,” terang Herry.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah Kota Depok dan KONI Kota Depok akan terus berupaya memfasilitasi kebutuhan para anggota kontingen.

”Ini semua demi membela kepentingan daerah. Kepentingan Kota Depok,” kata Herry

Atlet panahan yang akan mewakili Kota Depok di kategori compound, Magreza Wahyu Izzata mengaku sepakat dengan pernyataan Herry.

Magreza menilai, seragam kontingen tidaklah sekedar pakaian biasa. Melainkan, ibarat identitas yang meberi tujuan atas perjuangan yang dilakukan di gelanggang pertandingan. ”Karena itu, selain menambah semangat, seragam khusus juga memberi kebanggan tersendiri kepada atlet,” pungkasnya.(mg2)