SANI/RADAR DEPOK DAYA TAHAN TUBUH: Salah satu petugas Puskesmas Baktijaya tengah memberikan vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada para siswa kelas I di SDN Baktijaya 1, Jalan Mulia III, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin.
yamaha-nmax
SANI/RADAR DEPOK
DAYA TAHAN TUBUH: Salah satu petugas Puskesmas Baktijaya tengah memberikan vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada para siswa kelas I di SDN Baktijaya 1, Jalan Mulia III, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin.

DEPOK – Pemberian vaksin Measles dan Rubella (MR) di Kota Depok sedang gencar-gencarnya. Kini giliran SDN Baktijaya 1 yang disasar Puskesmas Baktijaya. Sebanyak 90 siswa kelas I yang terbagi dalam tiga kelas menjadi sasarannya, kemarin.

Kepala SDN Baktijaya 1, Haris Fadillah mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan tim dari puskesmas ke sekolahnya. Karena selain mengecek kesehatan para peserta didik, pihak puskesmas juga memberikan imunisasi (vaksin) MR ke siswanya.

“Semoga dengan diberikan vaksin para siswa terhindar dari penyakit menular tersebut. Minimal daya tahan tubuhnya kuat yang dapat mencegah penyakit MR itu ke tubuh,” kata Haris kepada Radar Depok.

Walaupun vaksin ini sempat menuai pro dan kontra. Namun Haris tak mempermasalahkannya, dirinya tetap mengikuti imbauan yang dikeluarkan oleh pihak Puskesmas Baktijaya.

Baca Juga  Hypermart Detos : Promo Istimewa Akhir Pekan di Hari Kemerdekaan

“Pemberian vaksin ini kan diadakannya serentak di seluruh Kota Depok, sebagai kepala sekolah mengikuti saja. Demi kepentingan siswa dan sekolah, saya tetap akan mendukung,” jelas Haris.

Sementara itu, petugas Puskesmas Baktijaya, Euis Rohayati menerangkan, penyuntikan vaksin MR hanya diberikan kepada siswa kelas I atau yang berumur 6-7 tahun. Serta pemberian vaksin ini juga bertepatan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

“Anak-anak harus diberikan vaksin ini supaya tidak terserang penyakit MR. Untuk itu para orangtua untuk mengizinkan anak-anaknya agar diimunisasi,” tutup Euis. (san)