SANI/RADAR DEPOK HEBAT: Kepala SMKN 1 Depok, Rochmatul Cholil bersama dengan kelima siswanya yang berhasil menjadi juara kedua di Lomba Motion Grafis dan Videografis yang bertemakan One Minute Depok Positive Vibes.
SANI/RADAR DEPOK
HEBAT: Kepala SMKN 1 Depok, Rochmatul Cholil bersama dengan kelima siswanya yang berhasil menjadi juara kedua di Lomba Motion Grafis dan Videografis yang bertemakan One Minute Depok Positive Vibes.

DEPOK – Aldy Daffa Ardiansyah, Afghan Hanif Adiyat, Amir Mufid Abdurrouf, Muhamad Aswin Fahrul Fauzi, dan Sigit Prasetyo siswa dari SMKN 1 Depok berhasil meraih prestasi juara kedua dalam Lomba Motion Grafis dan Videografis yang bertemakan One Minute Depok Positive Vibes. Dalam ajang tersebut, kelima siswa tersebut bekerjasama membuat video dengan judul karya Ayo Pilah dengan durasi tiga menit.

Tim Leader SMKN 1 Depok, Aldy Daffa Ardiansyah mengatakan, film yang berdurasi satu menit tersebut, memang sengaja untuk mengangkat tema tentang sampah, dengan judul Ayo Pilah. Jadi, mengajak masyarakat untuk tidak hanya membuang sampah pada tempatnya saja, tetapi juga membuang sampah di tempat sampah, sesuai dengan jenis sampahnya.

“Kami membuat video tersebut selama tiga hari, tetapi sebelumnya sudah dibuat konsep dan alur cerita dari video tersebut,” ucapnya kepada Radar Depok.

Aldy menjelaskan, sebenarnya dalam lomba yang diadakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok tersebut, ada beberapa macam sub tema yang bisa diambil. Tetapi, pihaknya lebih tertarik untuk mengangkat tema sampah. Karena, permasalahan sampah adalah permasalahan yang selalu ada setiap hari. Jadi, tentunya diperlukan ajakan untuk berfikir positif dengan sampah.

“Tempat Pembuangan Akhir yang ada di Cipayung, tentunya tidak bisa menampung semua sampah dari masyarakat. Oleh karena itu, harus ada pengurangan volume sampah yang masuk. Caranya dengan melakukan pemilahan dan menjadikannya barang-barang yang memiliki nilai,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Depok, Rochmatul Cholil menuturkan, ini adalah kejuaraan berkelompok. Jadi, tidak hanya sekedar membuat video yang bisa menyampaikan pesan kebaikan, tetapi juga melatih siswa untuk bisa kompak dan bekerjasama dalam menghasilkan sebuah karya. Jadi, siswa tidak hanya belajar tentang materi di sekolah, tetapi bisa mengaplikasikannya.

“Bahkan karya dari siswa SMKN 1 Depok, sudah bisa dijadikan bahan untuk perlombaan. Semoga kedepannya akan lebih banyak lagi siswa yang bisa membuat karya dan menghasilkan prestasi,” tuturnya. (san)