SANI/RADAR DEPOK PELATIHAN: (Kiri-kanan) Wakil Bidang Hubin SMKN 2 Depok, Sri Maisaroh, Wakil Bidang Kurikulum, Sunardi bersama dengan Redaktur Koran Harian Radar Depok, Pebri Mulya dalam kegiatan Pelatihan Dasar-dasar Jurnalistik.
SANI/RADAR DEPOK
PELATIHAN: (Kiri-kanan) Wakil Bidang Hubin SMKN 2 Depok, Sri Maisaroh, Wakil Bidang Kurikulum, Sunardi bersama dengan Redaktur Koran Harian Radar Depok, Pebri Mulya dalam kegiatan Pelatihan Dasar-dasar Jurnalistik.

DEPOK – Mengikuti perkembangan zaman yang sudah memasuki era teknologi, Bidang Humas dan Bina (Hubin) Industri di SMKN 2 Depok mengembangkan website sekolahnya. Sebagai awalan pengembangannya, SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan tersebut, mengadakan Pelatihan Dasar-dasar Jurnalistik untuk guru-gurunya.

Wakil Bidang Hubin SMKN 2 Depok, Sri Maisaroh mengatakan, dalam kegiatan yang diadakan di ruang multimedianya, pihaknya mengundang narasumber Redaktur Koran Harian Radar Depok, Pebri Mulya. Dimana, dalam pelatihan tersebut, lebih ditekankan bagaimana pengunaan bahasa dalam media massa.

“Sebelumnya, memang SMKN 2 Depok sudah memiliki website sendiri, tetapi kurang berkembang. Oleh karena itu, sekarang ini dimaksimalkan lagi peran website untuk kemajuan sekolah,” ucapnya.

Mai-sapaannya- menjelaskan, pelatihan tersebut ditujukan untuk kepala program, beberapa guru dan staff. Karena, nantinya mereka memiliki tugas untuk mendukung website tersebut, dengan membuat beberapa tulisan. Oleh karena itu, diberikan pelatihan tentang bahasa yang kerap digunakan media massa, agar mereka bisa membuat tulisan yang baik dan benar untuk dipublikasikan.

“Nantinya tidak hanya merambah pada website saja, tetapi akan ke beberapa sosial media. Jadi, lebih ragam lagi untuk sosialisasi kegiatan sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Redaktur Koran Harian Radar Depok, Pebri Mulya menuturkan, dalam penggunaan bahasa di media massa, harus disesuaikan dengan konten yang dibahasnya. Karena, setiap tema penulian, tentunya berpengaruh pada gaya tulisannya, seperti tulisan tentang olahraga, akan berbeda gaya penulisannya dengan tulisan tentang profil seseorang.

“Tulisan berasal dari lisan, dan tulisan nantinya akan dilisankan lagi, yakni dibaca. Oleh karena itu, dalam penulisan jangan melupakan tanda baca, harus sesuai dengan kalimatnya, jangan sampai merusak SPOK-nya,” terangnya. (san)