AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK KREATIF : Sejumlah orang saat melukis mural dengan tema Lingkungan Hidup di kawasan kolong Dipo, Kecamatan Pancoranmas, kemarin.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KREATIF : Sejumlah orang saat melukis mural dengan tema Lingkungan Hidup di kawasan kolong Dipo, Kecamatan Pancoranmas, kemarin.

DEPOK – Terowongan Dipo milik PT. Kereta Api Indoneisa (KAI) Kelurahan Depok, Pancoranmas dilukis berbagai macam gambar. Rencananya terowongan tersebut akan digambar secara keseluruhan hingga ke atap terowongan. Aksi ini dicetuskan demi menggugah masyarakat tidak buang sampah, dan mehilangkan kesan angker.

“Gambar mural di terowongan ini konsepnya sederhana, agar terlihat indah,” kata Koordinator Seniman Mural Depok, Ray Andre, kepada Harian Radar Depok, Rabu (5/9).

Menurutnya, alasan digambar dengan berbagai macam mural di Dipo, sebagai edukasi dan kampanye kepada masyarakat. Agar tidak membuang sampah di sepanjang terowongan Dipo.

Menurut dia, terowongan ini kerap menjadi tempat pembuangan sampah liar oleh oknum warga yang tidak peduli kebersihan. “Full digambarkan mural, hingga atap kita gambar awan. Total keselurahan sekitar 1.500 meter persegi,” kata Ray.

Terowongan ini, kata Ray dikenal dengan tempat buang sampah, seram, dan lokasi begal. Diharapkan, ada mural di tembok terowongan Dipo masyarakat merasa aman dan nyaman ketika melintas di jalan ini.

“Kami merencanakan akan membuat pendestarian, tapi ini perlu perhatian dari Pemkot Depok untuk membangun pendestarian. Meski Dipo ini milik pemerintah pusat yakni PT. KAI,” bebernya.

Masih di lokasi, Anggota Seniman Mural Depok, Fadillah menambahkan, gambar mural yang dibuat sebagai bentuk kepedulian dari para seniman mural di Depok.

“Dana untuk kegiatan ini dari para anggota dan urunan. Bahkan ngecrek di area terowongan Dipo, tapi ada beberapa dana dari pemkot Depok yang bukan dari dana APBD, melainkan kantong pribadi,” tutur dia.

Pelaksanaan mural gambar tembok terowongan Dipo dilakukan menjelang sore. “Kami ucapkan terimakasih atas partisipasi Dishub Depok menurunkan anggotanya untuk membenarkan lampu. Pada dasarnya lampu ini tanggung jawab PT. KAI, “ tandas dia.

Dia berharap, masyarakat Depok yang melintasi jalan ini memberikan sumbangsih untuk membeli cat atau donator. ”Kami butuh bantuan untuk membeli cat, sehingga lukisan mural ini bisa bagus hasilnya,” tutupnya.  (irw)