RICKY/RADAR DEPOK MONITORING: Wakil Bendahara DPD Partai Perindo Kota Depok, Diana Vaizah (kanan) saat melakukan monitoring ke pelaku UKM yang mendapatkan gerobak Perindo di RT2/9, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas.
RICKY/RADAR DEPOK
MONITORING: Wakil Bendahara DPD Partai Perindo Kota Depok, Diana Vaizah (kanan) saat melakukan monitoring ke pelaku UKM yang mendapatkan gerobak Perindo di RT2/9, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas.

Tidak hanya memberikan bantuan berupa gerobak untuk berusaha bagi para UKM. Sebagai tindaklanjut dari program tersebut, Partai Perindo pun melakukan monitoring kepada mereka yang telah mendapatkan fasilitas gratis dari partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu.

Laporan : Ricky Juliansyah

Beberapa bulan lalu, DPD Partai Perindo Kota Depok mendapatkan amanah dari pengurus pusat untuk menjalankan program membantu masyarakat, khususnya kepada pelaku UKM yang ingin mengembangkan usahanya melalui bantuan fasilitas berupa pemberian gerobak gratis.

Untuk tahap awal, pengurus partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini menyerahkan 10 gerobak untuk 10 UKM yang telah memenuhi syarat dari perwakilan 11 kecamatan yang ada di Kota Depok. Namun, tidak berhenti di situ saja, Perindo juga melakukan monitoring kepada mereka yang telah mendapatkan fasilitas yang diberikan gratis tersebut.

Seperti yang dilakukan Wakil Bendahara DPD Partai Perindo Kota Depok, Diana Vaizah. Di sela-sela kesibukannya sebagai pengurus partai, perempuan berambut panjang ini pun menyempatkan diri untuk melakukan monitoring ke pelaku UKM yang mendapatkan program bantuan gerobak tersebut.

Beberapa waktu lalu, perempuan yang akrab disapa Diana ini menyambangi tempat usaha milik Murni Ayu Lestari, penjual Jus di RT2/9 Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas.

“Kita melakukan monitoring kepada mereka yang mendapatkan gerobak gratis,”kata Diana.

Hal ini, kata Diana, bukan untuk mengintervensi usaha mereka namun, lebih kepada monitoring, apakah setelah mendapatkan bantuan gerobak tersebut, usaha mereka berjalan, berkembang atau stagnan. Hal ini, juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pengurus pusat.

Selain itu, untuk uji sampel apakah program bantuan untuk UKM ini berhasil dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UKM atau tidak. Sehingga, untuk pengembangan program yang sejatinya untuk meningkatkan usaha para pelaku UKM itu sendiri.

“Kita juga memberikan dukungan kepada mereka, ketika sudah berkembang pun, seperti yang Ketua DPD (Anwar Nurdin) sampaikan, yakni mereka bisa mendapatkan gerobak lagi untuk lebih mengembangkan usaha. Tujuannya hanya ingin meningkatkan perekonomian mereka,” kata Diana. (*)