DICKY/RADARDEPOK OLAHSAMPAH: Sejumlah gunungan sampah organic yang tengah diolah menjadi pupuk di UPS Curug, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
OLAHSAMPAH: Sejumlah gunungan sampah organic yang tengah diolah menjadi pupuk di UPS Curug, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, kemarin.

DEPOK – Pemkot Depok terus berupaya meminimalisir sampah dengan melakukan pengolahan sampah, salah satunya melalu Unit Pengolahan Sampah (UPS), salah satunya UPS Curug. UPS yang berada di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, mampu menghasilkan lima ton pupuk organik dalam sebulan.

Salah satu pengurus UPS Curug, Jamhari mengatakan, UPS Curug telah beroperasi sejak 2015. UPS tersebut diperuntukkan untuk mengatasi permasalahan sampah organik di wilayah Kelurahan Curug. Dengan sinergitas antara aparatur kelurahan bersama dengan pengurus lingkungan dan LPM, sampah organik dari masyarakat dapat dikelola di UPS Curug.

“Kami terus melakukan pengolahan sampah organik masyarakat Curug,” ujar Jamhari kepada Radar Depok, kemarin.

Jamhari mengungkapkan, setiap harinya anggota UPS kerap mengambil sampah rumah tangga dilingkungan. Nantinya, sampah tersebut terlebih dahulu dilakukan pemilahan untuk memisahkan sampah organik dan non organik. Setelah terpilah, sampah organik akan diolah menjadi pupuk organik.

Jamhari menuturkan, untuk melakukan pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik, memerlukan proses pengolahan sekitar tiga bulan. Jamhari menambahkan, hasil dari pengolahan tersebut, masyarakat dapat menggunakan pupuk organik untuk keperluan bercocok tanaman.

“Kami akan terus melakukan pengolahan sampah untuk meminimalisir volume sampah di wilayah Curug,” tutup Jamhari. (dic)