CEGAH STUNTING: Kepala UPF Puskesmas Cipas, dr. Naweng sedang memberi obat cacing kepada anak – anak. Foto: Indra Siregar /Radar Depok.
CEGAH STUNTING: Kepala UPF Puskesmas Cipas, dr. Naweng sedang memberi obat cacing kepada anak – anak. Foto: Indra Siregar /Radar Depok.

Radar Depok, CIPAS – Sebanyak 5.153 anak di wilayah Kelurahan Cisalak Pasar (Cipas) menjadi target Puskesmas Cipas untuk diberi obat cacing. Pemberian obat cacing tersebut sebagai upaya pencegahan penyakit cacingan dengan sasaran anak di usia balita, pra sekolah, hingga Sekolah Dasar (SD).

“Dengan rincian anak sebanyak 2.119 usia balita dan PAUD, 317 usia TK dan 2.717 usia SD,” tutur Kepala UPF Puskesmas Cipas, Winarni Naweng Triwulandari.

Dikatakannya, pemberian obat cacing sudah dilakukan ke posyandu dan sekolah mulai 5 Oktober 2018, dengan sasaran anak dan balita usia 12 bulan-12 tahun. Hal tersebut sebagai komitmen Puskesmas Cipas dalam meningkatkan taraf kesehatan anak di wilayahnya.

“Target kami saat pemberian obat cacing, seluruh anak yang menjadi sasaran dapat mengonsumsinya. Sehingga, anak-anak tersebut bisa terbebas dari cacingan” ujar Naweng.

Dirinya menambahkan, dengan mengonsumsi obat cacing, maka anak-anak dapat terhindar dari penyakit cacingan. Dengan begitu, tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal.

“Cacingan berpengaruh terhadap pertumbuhan anak karena sifat cacing yang memakan nutrisi dalam tubuh. Akibatnya dapat menyebabkan anak kekurangan gizi dan terjadi stunting karena pertumbuhan yang kurang baik,” tandasnya. (dra)