PERSIAPAN PEMBUKAAN : Perhelatan Porda XII Jawa Barat 2018, dimulai. Malam ini (6/10), pesta olahraga empat tahunan ini akan dibuka di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor
PERSIAPAN PEMBUKAAN :
Perhelatan Porda XII Jawa Barat 2018, dimulai. Malam ini (6/10), pesta olahraga empat tahunan ini akan  dibuka di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

BOGOR – Perhelatan Porda XIII Jawa Barat 2018, dimulai. Malam ini (6/10), pesta olahraga empat tahunan ini akan dibuka di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Panitia Besar (PB) Porda XIII Jawa Barat 2018, mencatat ada 9.260 orang yang ikut ambil bagian dalam pesta olahraga yang akan bertanding mulai 6-15 Oktober mendatang.

Sementara, berdasarkan verifikasi dari tim keabsahan PB Porda XIII Jawa Barat, tercatat 8.517 atlet bertarung memperebutkan 879 medali emas dari 60 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Dalam catatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, Porda 2018 merupakan sejarah. Selain 60 cabor yang dipertandingkan, anggaran penyelenggaraan pun paling besar dibanding porda sebelumnya yakni Rp137 miliar lebih.

“Porda XIII Jawa Barat Tahun 2018 Kabupaten Bogor paling banyak cabang olahraga yang dipertandingkan, ini butuh komitmen dan keyakinan bagi Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah,” kata Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin saat menghadiri Chef de Mission (CdM) 2 di Gedung Tegar Beriman.

Tak heran, sejarah inilah yang mendorong pemerintah Kabupaten Bogor, jor-joran menyukseskan Porda XIII Jawa Barat 2018. Terlihat dari persiapan opening ceremony yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, malam ini.

Bidang acara PB Porda XIII Jawa Barat 2018 yang bertugas menyukseskan opening ceremony, serta closing ceremony, menerjunkan 350 penari dan 100 pendekar asal Cimande, Kabupaten Bogor.

Menurut Rahmat, tema ini merupakan usulan dari sejumlah seniman asal Kabupaten Bogor yang saat itu memang dilibatkan. “Akhirnya disepakati temanya diambil dari senjata khas Jawa Barat, kujang,” terang pria yang juga kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bogor itu.

Penentuan tema ini tidak asal pilih. Menurutnya, ada makna yang ada di dalamnya. “Kujang itu senjata tradisional. Tapi kita tidak menggambarkan manfaat senjatanya, melainkan makna yang ada di dalamnya, yaitu ksatria, jujur, dan sportif,” ujarnya kepada Radar Bogor (Radar Depok Grup), kemarin (3/10).

Selain tarian kolosal, ada juga hiburan artis ibu kota yang sengaja didatangkan. “Kami juga bekerjasama dengan Dinas UMKM untuk membuka pasar rakyat selama porda berlangsung,” imbuhnya.

Sementara itu Polres Bogor mengamankan lokasi dan menerjunkan 500 personel gabungan. Kabagops Polres Bogor, Kompol Faisal Pasaribu menjelaskan personel yang akan terlibat yaitu dari Kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Bantuan Kendali Oprasi (BKO) dari Satuan Brimob.

“Total sekitar 500an personel. Memang di dalam yang perlu penanganan khusus untuk penonton,” jelasnya kepada Radar Bogor, kemarin (5/10).

Khusus penanganan parkir, hanya para atlet yang diperbolehkan untuk parkir di area Stadion Pakansari. Sebab di area Stadion akan ada pesta rakyat dengan mendirikan beberapa tenda untuk pedagang.

Kemudian, lingkar dalam jalan Pakansari akan digunakan untuk tempat parkir mobil para kontingen Porda XIII Jawa Barat. Sedangkan untuk masyarakat, dipersilahkan untuk memarkirkan kendaraannya di kantong-kantong parkir di sekitaran Jalan Raya Tegar Beriman.

Faisal mengatakan, tamu VVIP yang sudah dipastikan hadir dalam pembukaan Porda XIII Jawa Barat 2018 adalah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto, serta Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan.(nal/dkw/fik)