JUNIOR/RADAR DEPOK KOMPAK: Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok selepas menggelar rapat Timpora, di Hotel Margo, Beji, kemarin.
JUNIOR/RADAR DEPOK
KOMPAK: Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok selepas menggelar rapat Timpora, di Hotel Margo, Beji, kemarin.

DEPOK Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok terus menggeber pengawasan terhadap izin tinggal warga negara asing (WNA) di Kota Depok.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok, Dadan Gunawan mengatakan, sejauh ini tercatat ada sebanyak 830 orang asing yang telah melapor izin domisili.

Meski begitu, dirinya yakin bila masih ada WNA yang belum melapor. “Untuk melakukan pengawasan orang asing dalam hal perizinan domisili, kami memberdayakan semua unsur instansi pemerintahan termasuk aparatur hukum sampai tingkat paling bawah, seperti RT/RW,” ungkapnya kepada Radar Depok selepas acara pertemuan Timpora Kecamatan Cimanggis dan Tapos, di Hotel Margo, Kecamatan Beji, kemarin.

Melalui kegiatan rapat Timpora tingkat kecamatan, kata Dadan, pihaknya berbagi informasi terhadap perkembangan WNA yang menetap.

“Kami sudah melakukan sosialisasi tingkat RT, lurah, camat, hingga pemerintah kota. Imigrasi tidak hanya menjalankan pelayanan hukum saja, tapi juga melingkupi pelayanan publik,” jelasnya.

Ia pun meminta kepada WNA di Kota Depok untuk bisa taat peraturan dan wajib lapor izin domisili. “Izin domisili ini juga berlaku bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Untuk perpanjangan izin domisili ada jenjang waktunya, mulai per 30 hari menetap, hingga diperpanjang enam kali,” tandasnya. (jun)