PERBASI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK OPTIMIS: Tim Basket 3x3 Kota Depok putrai-putri bersama Ketua Umum Perbasi Kota Depok, Banu Muammad pada acara pelepasan pemberangkatan tim menjalani Porda 2018 di Kabupaten Bogor.
OPTIMIS: Tim Basket 3×3 Kota Depok putrai-putri bersama Ketua Umum Perbasi Kota Depok, Banu Muammad pada acara pelepasan pemberangkatan tim menjalani Porda 2018 di Kabupaten Bogor. Foto:PERBASI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK

BOGOR – Tim Basket 3×3 Kota Depok optimis mampu menjalani debutnya di Porda 2018 dengan baik. Seperti yang disampaikan pelatih tim, Reffvin Erdiham dan Dhendy Saputra.

Kepercayaan Reffvin dan Dhendy tersebut lantaran para pebasket muda yang mereka bina telah menjalani semua rangkaian program latihan dengan baik.

“Tim sudah berlatih sebaik mungkin. Jadi kami percaya diri menghadapi Porda ini,” ujar Reffvin yang berperan sebagai pelatih tim 3×3 putra.

Reffvin menjelaskan, rangkaian persiapan telah dilakukan sejak Juni 2018. Meliputi latihan fisik, tehnik, dan sejumlah rangkaian uji coba sebagai tolok ukur progres latihan.

“Kami juga pernah melakukan uji coba (sparring) dengan para pemain tim nasional,” imbuhnya.

Reffvin percaya kepada para atletnya. Sebab, selain telah menjalani latihan dengan baik, mereka merupakan pebasket terbaik yang terpilih dari ribuan pebasket muda lainnya di Kota Depok.

“Mereka adalah hasil dari seleksi terbuka yang kami lakukan,” ucap Reffvin.

Seperti diketahui, Porda 2018 merpuakan perhelatan pertama yang mempertandingkan nomor pertandingan 3×3. Karena itu, Reffvin dan tim pelatih merasa perlu untuk lebih memperkuat mental pemainnya.

“Kami selalu menekankan kepada atlet untuk bemain enjoy dan menikmati semua prosesnya. Sebab jika tidak, mereka pikiran mereka akan terbebani dan kehilangan konsentrasi bertanding,” terangnya.

Pelatih tim 3×3 Putri, Dhendy Saputra menambahkan, kesiapan tim telah mencapai 100%. Baik itu persiapan teknis, maupun team bonding.

Untungnya, kata Dhendy, setiap daerah yang berpartisipasi di nomor 3×3 pasti merasakan kekhawatiran yang sama. Yaitu, sama-sama buta peta kekuatan lawan.

“Jadi kami tidak akan menjadikan ini sebagai beban. Yang terpenting kami akan berikan yang terbaik,” pungkasnya. (mg2)