CAT CPNS Depok Numpang di Bogor

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BERAKTIFITAS : Sejumlah ASN saat beaktifitas di kawasan Kantor Balaikota Depok.

DEPOK – Pemerintah Kota Depok belum memastikan pengumuman ujian Computer Assisted Test (CAT), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kapan. Biang keladinya, Kabupaten Bogor mengundur CAT yang sebelumnya 26 Oktober menjadi 27 Oktober. Tapi yang jelas, lokasi CAT di Komplek Pemkab Bogor Tegar beriman.

“Belum ada jadwal belum fix. Kita (Depok) setelah Kabupaten Bogor,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Depok, Mary Liziwarti kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Alasan belum fix waktu pelaksanaan CAT CPNS Depok ini, karena ada informasi Kabupaten Bogor mundur ke tanggal 27 Oktober yang sebelumnya pada 26 Oktober. Jadi BKPSDM Depok belum bisa memastikan tanggal pelaksanaanya.

“Yang pasti di Bogor tempatnya, kita belum berani mengumumnkan. Hanya saja persyaratnya saja itu bisa dilihat di depok.co.id,” jelasnya.

Pengumuman kelulusan seleksi administrasi perekrutan Calon Pegawai CPNS 2018 di Kota Depok, tercatat 5.869 pelamar. Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2018 dapat dilihat di https://sscn.bkn.go.id dan juga website resmi instansi yang dilamar oleh pendaftar.

Pengumuman tersebut juga bisa dilihat di situs resmi badan kepegawaian daerah setempat yakni di http://bkpsdm.depok.go.id/. Untuk informasi tambahan, pelamar juga bisa menanyakan langsung ke BKPSDM setempat yang berada di alamat Jl. Margonda Raya No. 54, Jawa Barat.

Jika peserta dinyatakan lulus, maka langkah selanjutnya adalah mencetak kartu ujian, yang akan digunakan pada saat tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Kartu ujian ini dapat dicetak sejak pengumuman kelulusan seleksi administrasi diumumkan, sampai dengan menjelang jadwal tes SKD,” bebernya.

Menurut dia, kartu ujian ini sangat penting karena akan digunakan pada saat menempuh ujian SKD.

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menginformasi apa saja yang perlu dipersiapkan untuk tahapan seleksi selanjutnya. Tahapan kedua dalam seleksi CPNS adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan digelar di sekitar 225 lokasi di seluruh Indonesia mulai 27 Oktober sampai 7 November 2018.

Terdapat tiga aspek yang diuji dalam SKD, yaitu Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawancara Kebangsaan (TWK).

Masing-masing tes tersebut memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda. Pada TWK, pelamar akan diuji sejumlah hal-hal fundamental kebangsaan seperti nasionalisme, Pancasila, UUD 1945, bela negara, pilar negara, dan bahasa Indonesia. Tes ini digunakan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan implementasi hal-hal tersebut.

TIU dalam SKD bertujuan untuk menilai seberapa cakap pelamar dalam logika, verbal, figural, analisis, dan pemecahan masalah dengan inovasi.

Terakhir adalah Tes Karakteristik Pribadi yang memiliki tujuan melihat kemampuan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam beradaptasi, bekerja secara tim, pemberian layanan publik, integritass, termasuk kemampuan menahan sebaran hoaks dan SARA.

Terdapat total 100 soal yang akan diuji dalam tahapan SKD. Masing-masing 35 soal untuk TWK, 30 soal TIU, dan 35 soal TKP. Pelamar akan memperoleh nilai 5 untuk setiap jawaban benar dan 0 jika salah dalam tes wawancara dan intelegensia. Sementara untuk tes kepribadian, nilai brvariasi dari skala 1 sampai 5.(irw)

You may also read!

banyak baliho calon walikota

Baliho Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Depok Mulai Hiasi Margonda

TERPAMPANG : Baliho Bacalon Walikota dan Wakil Walikota mulai menghiasi Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji,

Read More...
protokol kesehatan SDN Cipayung 4

Meski PJJ, SDN Cipayung 4 Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

BERSIH : Kepala SDN Cipayung 4, Juanda sedang mencuci tangan di lingungan sekolahnya, Kamis (27/08).

Read More...
kelurahan duren mekar swab test

ASN Kelurahan Duren Mekar di-Swab Test

DITES : Petugas Kesehatan Puskesmas Duren Seribu melaksanakan swab test terhadap ASN dan Non ASN

Read More...

Mobile Sliding Menu