IST FOR RADAR DEPOK CERAMAH : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan tausyiah di Masjid Al Ikhlas Parung Bingung, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Sabtu (6/10).
IST FOR RADAR DEPOK
CERAMAH : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan tausyiah di Masjid Al Ikhlas Parung Bingung, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Sabtu (6/10).

DEPOK – Guna membantu mengatasi masalah kemacetan di Kota Depok, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan akan menghadiahkan dua fly over di Kota Depok.

Emil—biasa Ridwan Kamil disapa—bantuan tersebut masuk pada program hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Diketahui, kemacetan masih terjadi terutama di ruas jalan protokol, yaitu Margonda, Juanda, dan Dewi Sartika, khususnya pada hari libur.

“Jatah dua fly over untuk mengatasi kemacetan di Kota Depok. Silahkan pilih lokasinya,” kata Emil, saat kegiatan salat subuh keliling di Masjid Al Ikhlas Parung Bingung, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Pancoranmas, Sabtu (6/10).

Pembangunan fly over ini tentu sebagai bentuk mengatasi kemacetan di Depok dan kemajuan Jawa Barat. Selain itu, Emil juga akan membangun aksesibilitas atau infrastruktur jalan menuju tempat pariwisata yang ada di Kota Depok.

Terkait pariwisata, Emil juga akan memberikan hibah bantuan keuangan sekitar Rp40 Miliar untuk revitalisasi Situ Rawa Kalong, serta akan menghibahkan bus pariwisata.

“Saya petakan Depok ini banyak danaunya tapi kurang tertata,” ucapnya.

Bantuan lainnya untuk Depok yaitu hibah renovasi dua pasar tradisional. Emil ingin pasar tradisional di Depok bersih dan tertata dengan baik.

“Ciri pasar tradisional berhasil kalau orang kaya, emak-emak kinclong mau selfie di pasar,” katanya.

Warga Depok Lutfia Rohim menyambut baik ada rencana dari Gubernur Jawa Barat membangun fly over di Depok. Menurut dia, langkah ini bagus untuk mengatasi kemacetan di Depok.

“Bagus itu berani pak gubernur Jabar. Udah pusing setiap Sabtu-Minggu macet terus,” ucap Rohim di Jalan Margonda, kepada Radar Depok, Minggu (7/10).

Ia menyarankan pembuatan dua fly over ini ditempatkan di Jalan Dewi Sartika menuju Jalan Raya Sawangan. Alasannya, jalan tersebut kerap macet di waktu sore jelang magrib dan Sabtu-Minggu.

“Kalau bisa dibangun di perlintasan rel kereta api Jalan Dewi Sartika dan titik macet di Depok. Itu sih saran saya. Tapi kan tergantug pemkotnya,” tandasnya. (irw)