ASKOT PSSI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK SENGIT: Pemain Kota Depok, Novriadi (kanan) beraksi dalam sepak bola Porda Jabar XIII-2018 melawan Kabupaten Bekasi dengan skor 3-2, di Lapangan Sepak Bola Brimob Kedung Halang, Bogor, Senin (1/10) sore.
ASKOT PSSI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK
SENGIT: Pemain Kota Depok, Novriadi (kanan) beraksi dalam sepak bola Porda Jabar XIII-2018 melawan Kabupaten Bekasi dengan skor 3-2, di Lapangan Sepak Bola Brimob Kedung Halang, Bogor, Senin (1/10) sore.

BOGOR – Tim sepak bola Kota Depok akan menjamu tuan rumah Kabupaten Bogor dalam laga perempat final Porda Jawa Barat XIII di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, pukul 14:00 hari ini (9/10).

Tim Kota Depok berhasil melaju ke babak perempat final, setelah tim Kabupaten Bekasi di tekuk oleh tim Kota Bandung dengan skor telak, 1-5. Hasil tersebut mengantarkan Kota Bandung melaju ke babak selanjutnya sebagai juara grup dan diikuti oleh Kota Depok di posisi runner up grup C.

Head Coach tim Sepak Bola Kota Depok, Nana Priatna mengungkapkan, kesiapan timnya menghadapi Kabupaten Bogor telah mencapai 90 persen.

”Kami tidak mau jumawa, tapi yang pasti, tim sudah sangat siap menjalani laga melawan Kabupaten Bogor ini,” ujar Nana kepada Harian Radar Depok.

Menurut Nana, para pemainnya sudah 100% fit setelah berhasil memanfaatkan waktu jeda pertandingan dengan baik.

”Kami juga sudah menjalani shadow training sebagai simulasi menghadapi Kabupaten Bogor besok,” imbuh Nana.

Di laga tersebut, Nana bertekad memanfaatkan kelelahan yang dialami para pemain Kabupaten Bogor karena hanya memiliki satu hari waktu istirahat.

”Kami sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan celah kelemahan ini,” ucap Nana.

Nana meminta timnya bermain terbuka dan tetap menerapkan pola menyerang. Namun, dia mengingatkan tim untuk tidak bermain terburu-buru.

Berdasarkan pemantauan Nana pada pertangingan yang dijalani Kabupaten Bogor, Nana melihat tim tuan rumah tersebut memiliki kelemahan di barisan pertahannya. Yaitu, pada bek kanan dan kedua stopper.

”Karena itu kami akan mengandalkan wing-wing cepat kami untuk melakukan penetrasi dari sisi lapangan,” katanya.

Nana menyadari bahwa salah satu kendala menghadapi tim tuan rumah adalah kehadiran ”pemain kesebelas” atau penonton yang kerap mengganggu konsentrasi pemain lawan.

”Tapi kami tidak akan terbebani dengan itu. Pelatih sudah menguatkan mental para pemain. Pemain kita hanya perlu bermain yang baik,” ucap Nana.

Setelah berhasil menembus fase grup, Nana mulai berani memasang target untuk pesepak bola binaannya. Tidak muluk-muluk, dia memberi target jangka pendek kepada tim yaitu mengalahkan Kabupaten Bogor dan lolos ke semifinal dan kembali ke Depok membawa medali Porda 2018.

”Karena itu, kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Depok agar diberi kemenangan menghadapi Kabupaten Bogor,” pungkasnya.(mg2)