SANI/RADAR DEPOK TINGKATKAN KOMPETENSI: Agus Mulyadi sedang menyampaikan materi di kegiatan sosialisasi program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), kemarin.
SANI/RADAR DEPOK
TINGKATKAN KOMPETENSI: Agus Mulyadi sedang menyampaikan materi di kegiatan sosialisasi program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), kemarin.

DEPOK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok terus berupaya meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya mengadakan sosialisasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Kota Depok, Lizanova mengatakan, sebanyak 350 guru TK dan SD mengikuti kegiatan ini. PKB adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, dan berkelanjutan.

“Dengan adanya PKB, diharapkan guru mampu membangkitkan minat peserta didik dalam proses Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM). Peningkatan kualitas diri wajib dilakukan guru, seperti yang tertuang dalam UU No 14 Tahun 2005 Pasal 20,” katanya kepada Radar Depok.

Bertempat di Gedung Dibaleka II Lantai 10, sosialisasi diikuti oleh kepala sekolah, pengawas, dan intruktur negeri dan swasta. Kegiatan ini dinamakan berkelanjutan, karena para peserta yang hadir merupakan tenaga pendidik yang telah melakukan Ujian Kompetensi Guru (UKG).

Dalam kesempatan tersebut, pemberi materinya adalah Agus Mulyadi dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Bandung.

Dia mengajak para guru di Kota Depok untuk terus berinovasi. Hal tersebut, dikarenakan tantangan pendidikan di masa depan akan semakin sulit. Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Depok, guru dan pemerintah harus menjalin sinergisitas yang baik.

“Salah satunya dengan membuat Kelompok Kerja Guru (KKG) yang diharapkan dapat memperlancar upaya peningkatan kemampuan profesionalitas guru. Untuk itu, keberadaan KKG perlu diberdayakan secara optimal, terorganisir, dan berkesinambungan,” tutup Agus. (san)