SANI/RADAR DEPOK BERGUNA: Dosen FTUI, Chairul Hudaya menyumbangkan mesin penetas telur otomatis bertenaga surya ke Rumah Yatim Piatu Ruhama.
SANI/RADAR DEPOK
BERGUNA: Dosen FTUI, Chairul Hudaya menyumbangkan mesin penetas telur otomatis bertenaga surya ke Rumah Yatim Piatu Ruhama.

DEPOK – Dosen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Chairul Hudaya kembali membuat produk teknologi tepat guna berupa Mesin Penetas Telur Otomatis Bertenaga Surya. Mesin penetas berkapasitas 100 telur yang diperoleh langsung dari pengrajin, dia rekayasa aliran listriknya menjadi sistem solar charging yang dapat menjadikan bebas biaya listrik.

Chairul Hudaya mengatakan, alat penetas telur tersebut dapat bekerja dengan memanfaatkan energi cahaya matahari dan mampu menetaskan telur secara otomatis selama 21 hari meskipun jaringan listrik PLN padam.

“Saya hibahkan alat ini kepada Yayasan Rumah Yatim dan Pesantren Ruhama (RYP Ruhama) sebagai implementasi Program pengabdia masyarakat,” kata Chairul.

Ini merupakan bentuk implementasi prioritas pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif, sosial, budaya dan lingkungan. Tujuannya, meningkatkan kapasitas produk lokal dan jasa sehingga menjadi produk unggulan daerah yang berdaya saing dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap teknologi tepat guna ini dapat bermanfaat bagi pengurus yayasan dan para santri RYP Ruhama untuk menunjang kemandirian pengurus dan para santri. Saya melihat, RYP Ruhama memerlukan program pemberdayaan santri pasca kelulusan,” jelasnya.

Mengingat lokasi RYP Ruhama yang berada di tengah perkampungan warga, sehingga hibah alat ini dapat memberdayakan para santri serta masyarakat sekitar juga untuk dapat produktif berwirausaha dan menjadi sumber mata pencaharian juga.

“Pengmas ini dibantu oleh sejumlah mahasiswa magister FTUI yaitu Yoyok D.S. Pambudi, ST, MT, Bayu Imadul Bilad, S.Pd dan Wahyu Taufiqurahman, S.Pi. Semoga apa yang sudah kami berikan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” tutup Chairul. (san)