KONI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK PANTANG MUNDUR: Ketua Askot PSSI Kota Depok, Meiyadi Rakasiwi bersama Coaching Staff dan atlet Futsal Putri Kota Depok usai menahan imbang Kota Cimahi di GOR Perhubungan Parung, Bogor, Selasa (2/9)
KONI KOTA DEPOK FOR RADAR DEPOK
PANTANG MUNDUR: Ketua Askot PSSI Kota Depok, Meiyadi Rakasiwi bersama Coaching Staff dan atlet Futsal Putri Kota Depok usai menahan imbang Kota Cimahi di GOR Perhubungan Parung, Bogor, Selasa (2/9).

BOGOR – Tim Futsal Putri menjadi perwakilan Kota Depok yang pertama pulang dari Kabupaten Bogor. Mereka dipastikan harus angkat koper lebih cepat, setelah menelan kekalahan dari Kabupaten Cianjur di Grup C, di GOR Perhubungan Parung, Kabupaten Bogor pada Kamis (4/10).

Dengan hasil ini, Tim Kota Depok terpaksa menghentukan perjuangannya di Porda 2018, setelah status dua kali kalah dan satu kali seri.

Tim Kota Depok membuka babak dengan permainan apik di awal babak pertama. Terbukti, mereka berhasil unggul 2-0 di 10 menit awal pertandigan.

Namun sayang, mungkin karena stamina yang kurang mumpuni, Kota Depok keslitan mengembangkan permainan diakhir babak pertama. Sehingga lawan bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Usai turun minum, drama yang tidak jauh berbeda, kembali terulang. Meski sempat unggul 3-2 di awal babak ke-2, tim Kota Depok malah kecolongan 2 poin di menit-menit akhir pertandingan. Alhasil, mereka harus pulang dengan kekalahan 4-3.

“Mereka terlihat sangat kelelahan di setiap penghujung babak,” ujar Head Coach tim Futsal Putri Kota Depok, Hendry kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Meski tidak mampu melanjutkan kompetisi, Hendry mengaku bangga atas perjuangan dan kerja keras yang ditunjukkan timnya.

Hendry berharap, atlet-atlet jelita binaannya terus semangat berlatih dan terus mengembangkan diri.

“Mudah-mudahan, perkembangan kualitas pemain dapat memicu perkembangan futsal di Kota Depok,” kata Hendry.

Selain itu, Hendry mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok dan jajaran KONI Kota Depok yang sudah memberi kepercayaan padanya dan atlet-atletnya untuk membela Kota Depok di Porda 2018.

Menurut Hendry, Kota Depok memiliki banyak talenta muda yang memerlukan perhatian lebih dari Pemkot Depok. Karena itu, dia berharap pemkot dapat lebih memfasilitasi pembinaan talenta-talenta muda tersebut.

“Dengan begitu, semoga Kota Depok memiliki atlet-atlet yang lebih berkualitas. Sehingga mampu mengharumkan nama Kota Depok,” pungkasnya.(mg2)