DICKY/RADARDEPOK NASIONALISME: Aparatur Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari mengenakan batik saat memberikan pelayanan, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
NASIONALISME: Aparatur Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari mengenakan batik saat memberikan pelayanan, kemarin.

Hari Batik Nasional memberikan warna tersendiri di kantor Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Seluruh pegawai Kelurahan Serua mengenakan batik saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menyerukan penggunaan produk lokal sebagai rasa cinta produk Idonesia.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Ada yang berbeda saat pelayanan di kantor Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari. Tidak seperti biasanya, pegawai kantor Kelurahan Serua tidak mengenakan seragam pada umumnya, namun mengenakan batik nasional saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lurah Serua, Dion Wijaya mengatakan, penggunaan batik yang dikenakan pegawai kelurahan merupakan peringatan Hari Batik Nasional. Untuk membangkitkan dan memeriahkan Hari Batik Nasional, pegawai kelurahan kompak untuk mengenakan pakaian tersebut.

“Kami ingin menumbuhkan masyarakat untuk mencintai maupun menggunakan batik,” ujar Dion.

Pria bertubuh gempal tersebut mengungkapkan, batik merupakan warisan budaya Indonesia yang telah disahkan dan di akui United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yang dibentuk PBB. Untuk itu, sudah seharusnya masyarakat bangga memiliki dan mengenakan batik yang telah mendunia dan pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang batik nasional.

Selain itu, lanjut Dion Kelurahan Serua telah mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal atau produk Indonesia. Hal itu, sebagai bentuk rasa cinta maupun rasa memiliki terhadap hasil cipta produk Indonesia. Dengan memiliki atau menggunakan produk lokal, secara tidak langsung masyarakat telah membantu meningkatkan pendapatan negara, memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas produksi, dan memperkuat rasa bangga akan produk dalam negeri.

“Cintai produk Indonesia untuk kemajuan bangsa dan negara,” tutup Dion. (*)