PEBRI/RADAR DEPOK MATERI: Ketua Hisppi Kota Depok, Atiek Warih Setiawati sedang memberikan materi kepada peserta Workshop Peningkatan Standar Mutu Pengelolaan dan Pendidik LKP.
PEBRI/RADAR DEPOK
MATERI: Ketua Hisppi Kota Depok, Atiek Warih Setiawati sedang memberikan materi kepada peserta Workshop Peningkatan Standar Mutu Pengelolaan dan Pendidik LKP.

DEPOK – Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia (Hisppi) dan Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (Hipki) Kota Depok mengadakan Workshop Peningkatan Standar Mutu Pengelolaan dan Pendidik LKP. Di kegiatan yang diadakan di LKP RDC tersebut, diperuntukan bagi pengelola dan instruktur LKP.

Humas dan Komunikasi Hisppi Kota Depok, Marcell Kurniawan mengatakan, workshop tersebut dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas pengelola dan kelas instruktur. Total ada sekitar 20 LKP yang ikut serta dalam kegiatan yang diadakan selama dua hari, yakni 19-20 Oktober 2018 tersebut.

“Dari tiap LKP mengirimkan dua orang, yakni pengelola dan instrukturnya. Jadi, keduanya mendapatkan materi yang berbeda,” ucapnya kepada Radar Depok.

Marcell menjelaskan, workshop tersebut berkaitan dengan persiapan untuk penilaian akreditasi LKP. Terutama ditujukan untuk LKP yang belum terakreditasi ataupun sudah memiliki akreditasi, tetapi nilainya masih rendah.

“Tentunya dengan memiliki akreditasi yang baik, akan berdampak pada kualitas dari LKP tersebut yang sudah baik juga,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Hisppi Kota Depok, Atiek Warih Setiawati menjelaskan, pendidik dan instruktur merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembinaan dan pelatihan, serta bertanggungjawab atas peserta didik.

“Pendidik dan instruktur merupakan komponen dalam LKP yang turut berkontribusi dalam peningkatan mutu lembaga kursus,” jelasnya. (peb)