HIMBAUAN: Pentingnya pengetahuan tentang internet sehat dan penggunaan data base guna menunjang kinerja para Kader PKK, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Pembinaan penggunaan data base dan internet sehat di lokasi RT1/1 Kelurahan Kalimulya, Cilodong, Kemarin (8/10). Foto: Regi /Radar Depok.
HIMBAUAN: Pentingnya pengetahuan tentang internet sehat dan penggunaan data base guna menunjang kinerja para Kader PKK, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong. Pembinaan penggunaan data base dan internet sehat di lokasi RT1/1 Kelurahan Kalimulya, Cilodong, Kemarin (8/10). Foto: Regi /Radar Depok.

Depok – KALIMULYA – Teknologi yang semakin canggih seperti pisau bermata dua, satu positif dan satunya negatif. Bahkan, saat ini anak-anak di usia dini dengan mudah dapat mengoperasionalkan internet dan komputer dengan konten yang beragam. Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Kelurga (PKK) Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong berkesempatan mendapat pengetahui bagaimana menggunakan internet dan mengoperasionalkan komputer.

Ketua TP PKK Kelurahan Kalimulya, Rina Hastarita mengatakan, pentingnya pengawasan dan arahan dari orang tua, terhadap anak akan kemajuan teknologi saat ini. Dalam hal ini perlu adanya pembatasan atau kontrol penggunaan internet dan gadget bagi anak.

“Acara pembinaan internet sehat dan data base di RW Ramah anak, Kelurahan Kalimulya agar Kader PKK Kelurahan mendapatkan pengetahuan lebih tentang internet sehat dan penggunaan data base,” kata Rina.

Dia juga menjelaskan, Kader PKK Kelurahan Kalimulya mendapatkan pengetahuan baru yang langsung diberikan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

“Dengan adanya kerjasama dengaPNJ, saya sangat mengapresiasi. Begitu pun dengan tujuan yang dapat membangun para Kader untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan internet,” tutur Rina –sapaannya-

Selain itu, para kader juga dapat menjaga para anak. Di zaman ini, sambung Rina, kemanjuan teknologi masih perlu dipertimbangkan dan pengawasan. Lantaran, kata dia, isi dari seluruh konten yang ada butuh perhatian dan pengawasan yang intensif.

“Jadi para kader kedepannya, dapat menjaga anak dari jangkauan konten-konten yang tidak mendidik,” tegas Rina.

Pembinaan tersebut, dihadiri oleh para Kader PKK Kelurahan Kalimulya sebanyak 45 orang, dan remaja dari RW1 hingga RW11, Kelurahan Kalimulya.

Sementara, Lurah Kalimulya, Suryadi sangat mengapresiasi kepada pihak PNJ yang telah senantiasa berbagai ilmu dengan para Kader PKK Kelurahan Kalimulya, juga remaja sekitar.

Dengan begitu, sambung Suryadi, para Kader PKK nantinya dapat melakukan pekerjaan dengan maksimal setelah mahir menggunakan komputer. “Jadi bisa lebih maksimal kerjanya dalam membangun wilayah dan menjaga ketahanan keluarga,” ungkap Suryadi.

Dia juga berharap, selanjutnya para kader dapat juga memberikan pengetahuan yang telah didapat kepada para anak-anak mereka. Bahkan, ke siapa pun terus dapat berbagi.

“Berbagikan bisa dalam bentuk apa saja. Secara tidak langsung, dengan berbagi para Kader PKK juga dapat terus mengingat apa yang telah mereka miliki. Ilmu itu abadi,” pungkas Suryadi. (cr1)