REGI/RADAR DEPOK GALANG DANA: Bencana alam tsunami dan gempa yang menimpa Kota Palu-Donggala, Sulawesi Tengah menarik kepedulian dari Katar Kelurahan Cipayung dengan melakukan penggalangan dana untuk korban tsunami-gempa.
REGI/RADAR DEPOK
GALANG DANA: Bencana alam tsunami dan gempa yang menimpa Kota Palu-Donggala, Sulawesi Tengah menarik kepedulian dari Katar Kelurahan Cipayung dengan melakukan penggalangan dana untuk korban tsunami-gempa.

DEPOK – Bencana tsunami dan gempa yang menimpah masyarakat Kota Palu-Donggala, Sulawesi Tengah membuat Karang Taruna (Katar) Kelurahan Cipayung, melakukan galang dana untuk membantu meringakan beban para korban. Kemarin, sebanyak sembilan orang anggota Katar Kelurahan Cipayung, memulai menggalang dana untuk para korban bencana tsunami dan gempa.

“Kita galang dana bantuan untuk para korban bencana di sana. Anggota yang turun, kita bagi menjadi,” kata Sekretaris II Katar Kelurahan Cipayung, Septian Hadi Sasmita, kepada Radar Depok, kemarin.

Dia menuturkan, sebanyak sembilan anggota yang ikut turun ditempatkan di dua titik. Pertama, di pertigaan Jembatan Serong. Tim ke dua, melakukan galang dana bantuan dengan sistem berkeliling di sekitar wilayah Kelurahan Cipayung.

“Ini hari ke tiga kita turun ke jalan. Itu dilakukan sampai jam 3 sore, hingga selesai. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu jalannya lalu lintas di sana (jalan Jembatan Serong),” ungkap Ian -sapaan-

Selain itu, dia juga menambahkan, kegiatan tersebut akan dilakukan selama sepekan ke depan. Selanjutnya, kata dia, di hari ke tiga, dana yang terkumpul Rp2,5 juta. Nantinya, dana yang terkumpul akan di donasikan langsung untuk para korban di Kota Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

“Nanti kita koordinasikan dengan MPKT Kelurahan Cipayung, untuk menyalurkan dana yang sudah terkumpul selama sepekan ini,” tandas Ian.

Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kelurahan Cipayung, Sobari mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan Katar Kelurahan Cipayung merupakan bentuk kepedulian anak muda terhadap korban bencana alam. Menurutnya, kegiatan serupa pernah dilakukan, untuk korban bencana di Garut dan Mentawai.

“Nanti dana yang terkumpul akan kita koordinasikan setelah kegiatan, dan melalui mana akan kita salurkan dana tersebut,” tutup Sobari. (cr1)