RAMA SAKTI/RADAR DEPOK LEBIH BAIK MENCEGAH: Kader Pokja Kelurahan Sehat, Kelurahan Mekarjaya, memantau jentik nyamuk di lingkungan RT06/19, kemarin.
RAMA SAKTI/RADAR DEPOK
LEBIH BAIK MENCEGAH: Kader Pokja Kelurahan Sehat, Kelurahan Mekarjaya, memantau jentik nyamuk di lingkungan RT06/19, kemarin.

DEPOK – Kebersihan adalah sebagian dari iman. Sayangnya belum semua masyarakat menyadari hal itu. Dari giat pemantauan jentik berkala (PJB) yang dilakukan kader Pokja Kelurahan Sehat, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin, ada rumah warga di RT06 dan 08 RW19 terdeteksi jentik nyamuk.

“Memang ada beberapa rumah yang terlihat jentik nyamuk. Kita langsung sampaikan kepada penghuninya supaya air yang tergenang segera dikuras atau dibersihkan,” kata Ketua Pokja Kelurahan Sehat, Kelurahan Mekarjaya, Abdul Somad kepada Radar Depok didampingi Walgina selaku kader FKKS Sukmajaya.

Selain imbauan, kata Somad, kader pokja memberikan obat abate kepada pemilik rumah yang ada jentik nyamuk. Obat tersebut untuk membunuh jentik sebelum berkembang biak.

“Dari sini (jentik, red) menjadi nyamuk aedes aegypti. Kemudian bisa menyebabkan penyakit demam berdarah. Nah, sebelum berkembang, jentiknya dimusnahkan,” katanya.

Selain antisipasi jentik nyamuk, PJB dalam rangka lomba kecamatan tingkat kota. Giat ini serentak dilakukan di enam kelurahan se-Kecamatan Sukmajaya.

“Barengan semua di enam kelurahan. Kalau di kita (Kelurahan Mekarjaya, red) sampelnya 60 rumah di RT06 sama 08 RW19,” sambungnya.

Secara terpisah, Kepala Seksi Kemasyarakatan Pelaksana (Kasi Kemas Pel) Kecamatan Sukmajaya, Sohar Dahmianti mengatakan, salah satu tugas Pokja Kelurahan Sehat memperbaiki lingkungan kurang bersih menjadi bersih.

“Turun ke lapangan melakukan imbauan-imbauan bagaimana merubah mindset masyarakat dalam menjaga lingkungan. Yang terkecil bisa dilakukan dari tempat tinggal sendiri,” kata Sohar. (ram)