IMMAWAN/RADAR DEPOK RESNI : Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat III, Catur Rini Widosari memberikan potong tumpeng pada acara peresmian KPP Madya Bogor di Jalan Pangrango No23, Bogor Tengah, Bogor pada Senin (1/10).
IMMAWAN/RADAR DEPOK
RESNI : Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat III, Catur Rini Widosari memberikan potong tumpeng pada acara peresmian KPP Madya Bogor di Jalan Pangrango No23, Bogor Tengah, Bogor pada Senin (1/10).

BOGOR – Direktorat Jenderal (DJP) meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Bogor di Jalan Pangrango, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (1/10). Peresmian KPP Madya Bogor sekaligus menggenapkan jumlah KPP yang ada menjadi 352 unit se-Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat III, Catur Rini Widosari mengungkapkan, peresmian KPP Madya Bogor merupakan bagian dari upaya DJP meningkatkan tertib administrasi, pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak.

“Dengan diresmikannya unit kantor baru ini, maka Ditjen Pajak memiliki 34 kantor wilayah, 352 KPP, dan 204 KP2KP di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Rini kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Rini menjelaskan, wajib pajak yang terdaftar di KPP Madya Bogor sebanyak 1.095 wajib pajak (WP), dengan rincian 809 Wp berasal dari KPP, di lingkungan Kanwil DJP Jawa Barat III dan 286 WP berasal dari KPP di luar Kanwil DJP Jawa Barat III, seperti KPP Madya Bekasi, Bandung, Tangerang dan Jakarta Timur.

“Dengan bertambahnya unit kerja, diharapkan pengawasan perpajakan menjadi lebih optimal dan efektif,” imbuhnya.

Menurut Rini, hal ini menjadi penting mengingat pajak merupakan sumber utama penerimaan Negara yang nantinya digunakan untuk membiayai berbagai program belanja pemerintah. Meliputi kebijakan di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, pertahanan dan keamanan.

”Oleh karena itu, diharapkan semua wajib pajak dapat berpartisipasi mendanai pembangunan nasional dengan menghitung, membayar, dan melaporkan pajak secara benar dan tepat waktu,” seru Rini.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP, Hestu Yoga Saksama menambahkan, penambahan jumlah kantor dilakukan untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan untuk mengakomodasi bertambahnya jumlah wajib pajak dan meningkatknya perkembangan ekonomi masyarakat.

”Dilain pihak, dengan bertambahnya jumlah unit kerja, pengawasan perpajakan yang dilakukan Ditjen Pajak dapat lebih optimal dan efektif,” kata Hestu.

Hestu menambahkan, bagi wajib pajak yang membutuhkan informasi lebih lanjut seputar perpajakan dan berbagai program dan layanan yang disediakan DJP, dapat mengunjungi laman website www.pajak.go.id atau menghubungi layanan Kring Pajak di 1500 200.(mg2)