SANI/RADAR DEPOK BERKEMAH: Lazuardi Global Islamic School Cinere mengadakan kegiatan Islamic Super Camp yang diikuti siswa kelas IV-VI SD dan kelas VII-IX SMP, selama tiga hari.
SANI/RADAR DEPOK
BERKEMAH: Lazuardi Global Islamic School Cinere mengadakan kegiatan Islamic Super Camp yang diikuti siswa kelas IV-VI SD dan kelas VII-IX SMP, selama tiga hari.

DEPOK – Seluruh siswa kelas IV-VI SD dan kelas VII-IX SMP Lazuardi Global Islamic School Cinere mengikuti kegiatan Islamic Super Camp di lokasi yang berbeda. Berbagai kegiatan diramu jadi satu dalam kegiatan yang di gelar selama tiga hari tersebut.

            Humas Lazuardi GIS Cinere, Fatima Mutia mengatakan, untuk siswa SD perkemahan diadakan di sekolah menggunakan tenda dari kepolisian lengkap. Sedangkan jenjang SMP berkemah di desa Purasari, Lewiliang, Bogor.

            “Khusus SMP mereka menginap di rumah penduduk sekitar desa Purasari, Lewiliang, Bogor. Kegiatan ini untuk melatih kemandirian dan rasa sosial (welas asih) dalam diri peserta didik,” katanya kepada Radar Depok.

            Peserta islamic super camp juga dibekali dengan berbagai ilmu baru yang diajarkan oleh para ahli di bidangnya. Seperti, sharing session dari Dwi Puji salah satu peraih medali emas pencak silat, lalu dilanjut oleh Humas BMKG yang mengajarkan cara melindungi diri saat gempa terjadi.

“Kami ingin anak-anak sadar dan bangga bahwa ternyata mereka bisa melakukan banyak hal sendiri jika mereka mau, dan kebanggaan yang sama juga akan mereka rasakan ketika mereka bisa berbagi hasil usahanya sendiri kepada teman-teman lain yang kurang beruntung,” tutur Kepala SD Lazuardi GIS, Sonya Sinyanyuri.

Berbeda dengan SD, pelajar SMP kelas IX menginap di rumah penduduk dimana setiap rumah menampung 2-5 orang siswa. Mereka membantu segala pekerjaan yang dilakukan oleh pemilik rumah tersebut. Mereka pun juga membersihkan masjid, membuat perpustakaan, dan menggelar bazar murah sebagai realisasi dari misi sosial.

“Lazuardi Mengajar juga diterapkan di salah satu sekolah disana. Dimana, mereka mengajarkan kepandaian dan keahliannya dalam suatu bidang ke siswa-siswi disana,” terang Kepala SMP Lazuardi GIS Cinere, Yun Kusumawati.

Dia mengungkapkan, untuk kelas VII-VIII mengikuti kegiatan Fun Camp. Lokasi kemahpun sama-sama di alam, hanya saja tujuannya untuk mempersiapkan diri siswa mengikuti kegiatan homestay di kelas IX nanti.

“Sifat welas asih terhadap lingkungan juga harus dilatih sejak dini. Bagaimana ketika kita hidup di alam kita tetap dapat menjaga dan merawatnya,” tutup Yun. (san)